Minggu, 19 September 2021

PEKANBARU

Pungutan Retribusi Sampah di Luar DLHK Pekanbaru Dianggap Ilegal

news24xx


Truk angkut sampah melintas di Jalan Jenderal Sudirman. Foto: Surya/Riau1. Truk angkut sampah melintas di Jalan Jenderal Sudirman. Foto: Surya/Riau1.

RIAU1.COM -Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru memegang penuh retribusi sampah. Pihak lain yang memungut retribusi dianggap ilegal.

Hal ini diungkapkan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru Marzuki, Rabu (15/9/2021).

Baca Juga: 452.875 Warga Pekanbaru Telah Divaksin Dosis Pertama Hingga Kini



MH02 | Bea dan Cukai

www.jualbuy.com

"Kebijakan itu sejalan dengan pengangkutan sampah di pemukiman. Misalnya di Kecamatan Binawidya, itu rata-rata wilayahnya bisa dijangkau oleh mobil angkut sampah kami," katanya. 

Baca Juga: 19 Kelurahan Masih Zona Merah Covid-19 di Pekanbaru, 14 Zona Hijau

Jika kendaraan angkut sampah DLHK langsung ke rumah warga, maka retribusi dibayar ke petugas resmi. Retribusi sampah dibagi menjadi tiga kategori berdasarkan luas rumah warga.

"Tipe rumah 50 ke bawah, retribusinya Rp5.000. Tipe rumah antara 50 hingga 100, pungutan retribusinya Rp7.000. Sedangkan tipe rumah 100 ke atas dengan pungutan retribusinya Rp10.000," urai Marzuki. 





loading...
Loading...