Selasa, 09 Agustus 2022

PEKANBARU

100.048 Keluarga di Pekanbaru Berisiko Stunting

news24xx


Kepala Disdalduk KB Pekanbaru M Amin. Foto: Surya/Riau1. Kepala Disdalduk KB Pekanbaru M Amin. Foto: Surya/Riau1.

RIAU1.COM -Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Disdalduk KB) Kota Pekanbaru menyatakan 100.048 keluarga berisiko stunting (kekurangan asupan gizi). Jumlah ini sesuai dengan hasil pendataan keluarga yang dilakukan Disdalduk KB pada 2021 lalu.

"Untuk keluarga yang memiliki risiko stunting, kami sudah mulai melakukan penanggulangan. Kami melakukan pendampingan mulai dari masa sebagai calon pengantin, hamil, pasca melahirkan hingga anak berusia 0-2 tahun," kata Kepala Disdalduk KB Kota Pekanbaru Muhammad Amin, Rabu (6/7/2022). 

Baca Juga: Program Kemasyarakatan Dianggarkan Pemko Pekanbaru Tahun Depan

Kasus stunting berjumlah 333 kasus. Jumlah ini tersebar di 15 kecamatan yang ada di Kota Pekanbaru.

Baca Juga: Vaksin Moderna Terbatas, hanya 81 Nakes Pekanbaru Jalani Booster Kedua

Namun demikian, jumlah kasus stunting jauh di bawah standar nasional. Target nasional 14 persen. 

"Artinya, kami masih di bawah target nasional," ujar Amin. 





loading...
Loading...