Bantuan BRI Pekanbaru untuk Anak Panti, Diberi Santunan Berupa Kartu BRIZZI

22 Juni 2026
Ketua Yayasan Al Anshar Pekanbaru, Wahyudin Syamsu Ridwan, memperlihatkan kartu BRIZZI yang diterima dari BRI Regional 2 Pekanbaru pada Maret lalu. Foto: Surya/Riau1.

Ketua Yayasan Al Anshar Pekanbaru, Wahyudin Syamsu Ridwan, memperlihatkan kartu BRIZZI yang diterima dari BRI Regional 2 Pekanbaru pada Maret lalu. Foto: Surya/Riau1.

RIAU1.COM -Sekitar 100 anak dari Panti Asuhan Al Anshar tampak terpukau menyaksikan penampilan grup band yang beranggotakan enam orang musikus. Para personelnya mengenakan busana serba putih sambil memainkan alat musik masing-masing.

Anak-anak panti asuhan itu duduk bersila di atas hamparan karpet biru. Setiap anak mengenakan pakaian dengan warna dan coraknya masing-masing.

Ada anak yang mengenakan baju koko warna hijau daun, merah, dan hijau pucuk pisang. Namun, ada satu yang sama. Mereka semua mengenakan peci untuk salat. 

Tulisan "Iftar" menyala di layar monitor berukuran besar. Kata yang berarti berbuka puasa itu seolah menjadi penanda kebersamaan sore itu. Anak-anak Panti Asuhan Al Anshar menunggu waktu berbuka puasa tiba.

Ketua Yayasan Al Anshar Pekanbaru, Wahyudin Syamsu Ridwan, saat ditemui di acara peresmian Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya) Taman Anak Sejahtera (TAS) Ibu Mithali Pekanbaru di Jalan Singgalang, Kecamatan Tangkerang Timur, Kecamatan Tenayan Raya, mengungkapkan bahwa ia juga hadir di acara tersebut. Kehadiran mereka merupakan bagian dari undangan untuk menerima santunan di bulan Ramadan.

"Kami diundang buka puasa bersama bulan Maret lalu. Bantuan yang kami terima berupa kartu BRIZZI," katanya.

Saat itu, sebanyak 100 orang anak panti asuhan menerima kartu BRIZZI. Masing-masing kartu BRIZZI berisi saldo Rp300.000. Melalui kartu tersebut, anak-anak dapat berbelanja di sejumlah tempat perbelanjaan yang telah bekerja sama. Kartu BRIZZI diserahkan oleh Regional CEO BRI Region 2 Pekanbaru, Dian Kesuma Wardhana, kepada Yayasan Al Anshar.

Pemberian kartu BRIZZI ini merupakan program Ramadan untuk anak-anak Panti Asuhan Al Anshar. Sebelumnya, BRI terlebih dahulu melakukan verifikasi data bersama Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pekanbaru.

"Itulah yang disampaikan Pak Dian saat buka puasa bersama di Menara BRI kemarin," ucap Wahyudin.

Panti Asuhan Al Anshar juga menerima bantuan berupa sembako dari Yayasan Baitul Maal (YBM) BRI. Bantuan tersebut disalurkan kepada Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Panti Asuhan Al Anshar pada tahun lalu. Secara hukum, lembaga yang terdaftar di Dinsos Pekanbaru adalah LKSA.

"Jadi, istilah panti asuhan sebenarnya tidak digunakan lagi. Pemerintah lebih mengenalnya sebagai LKSA," jelas Wahyudin.

Bantuan bagi anak panti asuhan juga memiliki batas usia, yakni antara enam hingga enam belas tahun. Jumlah anak pada rentang usia tersebut sekitar 130 orang, terdiri atas laki-laki dan perempuan, di LKSA Al Anshar Pekanbaru.

"Meski bantuan dari YBM BRI, namun Regional CEO Region 2 Pekanbaru. Dian Kesuma Wardhana, yang menyerahkannya kepada kami. Sebab, YBM merupakan lembaga di bawah BRI," ungkap Wahyudin.

Berdasarkan pemberitaan RRI.co.id, BRI melalui Program BRI Peduli menyalurkan santunan kepada 100 anak dari LKSA Al Anshar Pekanbaru. Bantuan diberikan dalam bentuk kartu BRIZZI senilai Rp300.000 per anak.

Regional CEO Region 2 Pekanbaru Dian Kesuma Wardhana saat itu menyatakan, kegiatan ini merupakan bentuk komitmen BRI dalam berbagi kebahagiaan. Bantuan ini sekaligus mempererat silaturahmi.

Yayasan Al Anshar Pekanbaru merupakan lembaga yang memiliki berbagai jenis usaha. Yayasan ini juga memiliki unit sosial seperti tempat penitipan anak dan panti asuhan. Lembaga ini sudah dikenal hingga tingkat nasional.