BPBD Pekanbaru Imbau Warga Waspadai Pohon Tumbang saat Angin Kencang

22 Juli 2026
Petugas BPBD Pekanbaru dan DLHK membersihkan potongan pohon tumbang. Foto: Istimewa.

Petugas BPBD Pekanbaru dan DLHK membersihkan potongan pohon tumbang. Foto: Istimewa.

RIAU1.COM -Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekanbaru mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi pohon tumbang akibat angin kencang yang melanda sejumlah wilayah dalam beberapa hari terakhir.
Imbauan tersebut disampaikan setelah terjadi dua peristiwa pohon tumbang dalam kurun waktu dua hari di lokasi berbeda.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Pekanbaru Martin Manoluk, Rabu (22/7/2026), mengatakan, tim BPBD bergerak cepat melakukan evakuasi setelah menerima laporan melalui Tim Reaksi Cepat (TRC) 112. Peristiwa pertama terjadi di Jalan Melur, tepatnya di kawasan Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Riau pada 20 Juli. Sehari kemudian, sebuah pohon tumbang menimpa rumah warga dan kabel listrik di Jalan Sultan Syarif Kasim.

Dalam penanganan kejadian di Jalan Sultan Syarif Kasim, BPBD berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru serta PT PLN untuk melakukan pemutusan sementara aliran listrik. Kabel yang terdampak diamankan sebelum proses evakuasi dilakukan.

"Kami langsung melakukan evakuasi terhadap pohon tumbang di dua lokasi. Kami pastikan tidak ada korban jiwa dalam kedua kejadian tersebut," ujarnya.

Setelah menerima laporan dari warga, personel BPBD segera diterjunkan ke lokasi untuk mengevakuasi pohon tumbang. Hal ini guna memastikan kondisi di sekitar area kembali aman.

"Kami juga memastikan situasi di sekitar lokasi kejadian telah kembali normal setelah proses evakuasi selesai," ucap Martin.

Warga diimbau agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan, terutama ketika terjadi hujan disertai angin kencang. Warga diminta menghindari berteduh atau memarkir kendaraan di bawah pohon yang berpotensi tumbang.

"Segera melaporkan kejadian darurat melalui layanan TRC 112 agar dapat segera ditangani oleh petugas," pungkasnya.