Dishub Pekanbaru Nilai Pembukaan Simpang Paus-Tuanku Tambusai Efektif Urai Kemacetan

13 Januari 2026
Kendaraan dari Jalan Tuanku Tambusai menuju Jalan Paus berhenti di lampu merah. Foto: Surya/Riau1.

Kendaraan dari Jalan Tuanku Tambusai menuju Jalan Paus berhenti di lampu merah. Foto: Surya/Riau1.

RIAU1.COM -Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru terus melakukan evaluasi dan pemantauan terhadap arus lalu lintas kendaraan di persimpangan Jalan Tuanku Tambusai-Jalan Paus pascapembukaan simpang dan pemasangan lampu lalu lintas (traffic light) di kawasan tersebut. Evaluasi dilakukan sejak dibukanya persimpangan itu pada 11 Januari 2026. 

"Hasil pemantauan sementara menunjukkan bahwa pembukaan simpang dinilai cukup efektif dalam mengurai kepadatan kendaraan, terutama pada jam sibuk pagi dan petang hari. Tidak terjadi kemacetan pagi ini pada traffic light Simpang Paus-Tuanku Tambusai," kata Sekretaris Dishub Pekanbaru Sunarko, Selasa (13/1/2026).

Antrean kendaraan yang berhenti di lampu merah, baik dari arah Jalan Tuanku Tambusai maupun Jalan Paus, dapat terurai dengan cepat. Kendaraan dapat melintas dalam satu kali fase lampu hijau.

“Beberapa hari hasil evaluasi menunjukkan kondisi lalu lintas sangat efektif. Tundaan kendaraan di U-turn Jalan Manggis juga turun drastis,” jelas Sunarko.

Dengan dibukanya persimpangan tersebut, kendaraan dari Jalan Tuanku Tambusai yang datang dari arah Mal SKA dapat langsung berbelok menuju Jalan Paus. Sebaliknya, kendaraan dari Jalan Paus menuju Jalan Jenderal Sudirman juga dapat langsung masuk ke Jalan Tuanku Tambusai tanpa harus memutar jauh ke depan Kantor Haluan Riau.

Pembukaan persimpangan itu telah melalui serangkaian kajian teknis serta uji coba sebelumnya. Hasilnya dinilai mampu mengurangi kepadatan lalu lintas di Jalan Tuanku Tambusai yang kerap mengalami kemacetan selama ini.

"Kami memastikan evaluasi akan terus dilakukan untuk menjamin kelancaran dan keselamatan lalu lintas di kawasan tersebut," ucap Sunarko.