Gedung Baru Sekolah Tahfiz Al Fatih Pekanbaru Diresmikan, Tampung Pertumbuhan Peserta Didik

25 Agustus 2026
Wawako Pekanbaru Markarius Anwar bersama Pendiri Sekolah Tahfiz Al Fatih Anthon Yuliandri usai menandatangani prasasti peresmian gedung baru. Foto: Istimewa.

Wawako Pekanbaru Markarius Anwar bersama Pendiri Sekolah Tahfiz Al Fatih Anthon Yuliandri usai menandatangani prasasti peresmian gedung baru. Foto: Istimewa.

RIAU1.COM -Sekolah Tahfiz Al Fatih Pekanbaru terus berkembang seiring meningkatnya jumlah peserta didik. Kondisi tersebut mendorong pihak sekolah menyiapkan gedung baru yang diperuntukkan bagi murid putri tingkat sekolah dasar (SD).

Gedung baru Sekolah Tahfiz Al Fatih Pekanbaru tersebut resmi diresmikan Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar, Selasa (25/8/2026). Peresmian ini menjadi bagian dari upaya sekolah menyediakan fasilitas pembelajaran yang lebih memadai bagi para peserta didik.

Pendiri Sekolah Tahfiz Al Fatih Anthon Yuliandri mengatakan, sekolah tersebut telah memulai kegiatan pendidikan sejak 2019. Sejak saat itu, jumlah peserta didik terus mengalami pertumbuhan. Sehingga, sekolah membutuhkan gedung baru untuk menampung kegiatan belajar mengajar.

"Karena pertumbuhan peserta didik terus bertambah, akhirnya kami harus menyiapkan tempat sekolah baru, yaitu di gedung baru ini," ujarnya.

Gedung yang baru diresmikan tersebut merupakan sekolah khusus putri untuk jenjang SD. Murid yang sebelumnya menempati gedung lama akan dipindahkan ke gedung baru tersebut.

"Ini gedung baru untuk sekolah putri. Orangnya juga tetap sama. Artinya, yang sebelumnya sekolah di samping, yakni SD Putri Al Fatih, dipindahkan ke sini karena kapasitasnya sudah banyak," jelas Anthon.

Selain gedung SD putri, pihaknya juga telah menyiapkan gedung untuk jenjang sekolah menengah atas (SMA). Namun, gedung SMA tersebut belum diresmikan.

Peresmian gedung SMA akan dilakukan pada momentum yang tepat dengan melibatkan pihak terkait. Hal ini mengingat kewenangan pendidikan jenjang SMA berada di Pemerintah Provinsi Riau.

"Nanti juga ada gedung SMA, tetapi belum diresmikan. Kami akan mencari momentum yang tepat, mungkin bersama gubernur. Karena, SMA merupakan kewenangan pemerintah provinsi," ucap Anthon.