Peduli Kabut Asap, Gonjong Limo dan Relawan Bagikan Masker kepada Pengendara

2 September 2026
Ketua Bidang Sosial Gonjong Limo Pekanbaru Joni Ariyanto bersama relawan lainnya membagikan masker kepada para pengendara di Simpang Tiga. Foto: Istimewa.

Ketua Bidang Sosial Gonjong Limo Pekanbaru Joni Ariyanto bersama relawan lainnya membagikan masker kepada para pengendara di Simpang Tiga. Foto: Istimewa.

RIAU1.COM -Kepedulian terhadap masyarakat di tengah kabut asap yang menyelimuti Kota Pekanbaru terus bermunculan. Gonjong Limo Kota Pekanbaru bersama sejumlah organisasi dan relawan turun langsung ke jalan membagikan masker gratis kepada para pengendara pekan lalu.

Kegiatan tersebut dipimpin Ketua Gonjong Limo Kota Pekanbaru Iwat Endri yang diwakili Ketua Bidang Sosial Joni Ariyanto. Turut terlibat Sekretariat Gonjong Limo Kota Pekanbaru, tim bidang sosial, serta sejumlah relawan dari berbagai organisasi kemanusiaan.

Aksi sosial ini terlaksana berkat komunikasi dan kepedulian bersama untuk membantu masyarakat menghadapi dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dalam kegiatan tersebut, Gonjong Limo berkolaborasi dengan Persaudaraan Pengemudi Ambulans Indonesia (PPAI), Yayasan Kartika Peduli Kemanusiaan, serta tim rescue DPW Partai NasDem Riau. Para relawan bersama-sama membagikan masker kepada pengendara yang melintas.

Joni Ariyanto, Rabu (2/9/2026), mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang tetap harus beraktivitas di luar rumah di tengah kondisi kualitas udara yang kurang baik. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat. 

"Kami berharap masker yang dibagikan dapat membantu mengurangi risiko masyarakat terpapar asap saat beraktivitas di luar rumah," ujarnya.

Kondisi kabut asap yang terjadi dalam dua pekan terakhir perlu direspons dengan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan. Penggunaan masker menjadi salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat ketika harus berada di luar ruangan.

Aksi pembagian masker tersebut juga menjadi momentum untuk mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap dampak kabut asap. Paparan asap karhutla dapat mengganggu kesehatan, terutama saluran pernapasan.

Sejak dua pekan terakhir, Kota Pekanbaru dan sejumlah wilayah di Riau dikepung kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan. Kondisi tersebut mendorong berbagai elemen masyarakat untuk ikut mengambil peran dalam melindungi warga. Gonjong Limo Pekanbaru berharap kolaborasi bersama organisasi dan relawan kemanusiaan dapat terus dilakukan untuk membantu masyarakat, khususnya selama kondisi udara masih terdampak kabut asap.

"Kami berharap kepedulian seperti ini dapat terus dilakukan secara bersama-sama. Masyarakat juga kami imbau untuk menjaga kesehatan dan menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan," pungkasnya.