Pemko Pekanbaru Rencanakan WFA Jelang Idulfitri, Pelayanan Publik Tetap Berjalan Optimal

17 Februari 2026
Kepala BKPSDM Pekanbaru Samto. Foto: Surya/Riau1.

Kepala BKPSDM Pekanbaru Samto. Foto: Surya/Riau1.

RIAU1.COM -Pemko Pekanbaru berencana menerapkan sistem kerja Work From Anywhere (WFA) bagi aparatur sipil negara (ASN) di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) Pemko Pekanbaru menjelang Idulfitri nanti. Kebijakan tersebut dipastikan tidak akan mengganggu pelayanan publik kepada masyarakat.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Pekanbaru Samto, Selasa (17/2/2026), mengatakan, rencana penerapan WFA ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) terkait pengaturan kerja ASN selama Ramadan dan Lebaran. Adapun jadwal WFA direncanakan berlangsung pada 16-17 Maret serta 25-27 Maret.

“Ada rencana pemberlakuan WFA di sejumlah OPD tertentu pada periode Ramadan dan Lebaran nanti,” ujarnya.

Penerapan skema kerja WFA tersebut tidak akan mengurangi kualitas pelayanan publik. Ia memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan secara optimal sebagaimana mestinya.

“Tidak semua ASN menjalankan WFA. Kebijakan ini tidak berlaku bagi ASN yang bertugas di sektor pelayanan langsung kepada masyarakat,” jelas Samto.

Sejumlah OPD yang bersentuhan langsung dengan pelayanan publik, seperti puskesmas, kelurahan, Mal Pelayanan Publik (MPP), serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), tetap melaksanakan tugas di kantor. Pengaturan jadwal kerja akan dilakukan untuk menjamin kelancaran pelayanan bagi warga.

“Penerapan WFA akan disesuaikan dengan beban kerja serta karakteristik masing-masing OPD,” sebut Samto.

Kebijakan ini diambil sebagai bentuk pemberian fleksibilitas bagi ASN dalam menjalankan ibadah selama bulan suci Ramadan. Kendati demikian, Pemko Pekanbaru menegaskan komitmennya untuk tidak mengurangi mutu pelayanan publik, khususnya pada OPD yang melayani masyarakat secara langsung.

"Selain WFA, kami juga tengah menyiapkan penyesuaian skema kerja ASN selama Ramadan. Kami akan mengatur jam kerja pada bulan puasa. Agar, roda pemerintahan tetap berjalan efektif dan pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga," ungkap Samto.