Sekdako Pekanbaru Zulhelmi Arifin. Foto: Surya/Riau1.
RIAU1.COM -Pemko Pekanbaru terus berupaya memastikan seluruh warganya mendapatkan jaminan kesehatan. Salah satu langkah yang didorong adalah meningkatkan keaktifan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) pada segmen peserta mandiri.
Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru Zulhelmi Arifin di Mal Pelayanan Publik (MPP), Senin (7/9/2026), mengatakan, upaya tersebut dibahas dalam rapat bersama BPJS Kesehatan, Dinas Kesehatan, Dinas Komunikasi dan Informatika Statistik dan Persandian, serta Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Dalam rapat tersebut, Pemko Pekanbaru melakukan simulasi terkait mekanisme pembayaran JKN, khususnya untuk peserta dari segmen mandiri.
"Wali kota meminta seluruh warga di Pekanbaru terjamin kesehatannya. Kesehatan warga harus terjamin dan mendapatkan jaminan," ujarnya.
Terdapat enam segmen kepesertaan dalam skema penjaminan kesehatan melalui BPJS Kesehatan. Dari sejumlah segmen tersebut, Pemko Pekanbaru mendorong peningkatan kepesertaan dan keaktifan warga pada segmen mandiri.
Peningkatan kepesertaan segmen mandiri diperlukan. Agar, beban pembiayaan jaminan kesehatan dapat lebih merata di antara berbagai segmen peserta.
"Kami membahas agar sektor mandiri ini keaktifannya bisa meningkat. Sehingga bebannya lebih merata dengan segmen-segmen yang lain," ungkap Ami, sapaan akrabnya.
Selain mendorong peningkatan kepesertaan mandiri, Pemko Pekanbaru juga membahas peluang keterlibatan dunia usaha dan warga dalam membantu memberikan jaminan kesehatan. Salah satunya melalui program Srikandi yang dikembangkan BPJS Kesehatan.
"Program tersebut membuka ruang bagi perusahaan melalui tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), maupun para dermawan yang ingin berpartisipasi membantu pembiayaan jaminan kesehatan warga," ucap Ami.
