Wali Kota Pastikan Program Zero Putus Sekolah, Pastikan Seluruh Anak di Pekanbaru Tetap Mengenyam Pendidikan

2 Juli 2026
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho. Foto: Surya/Riau1.

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho. Foto: Surya/Riau1.

RIAU1.COM -Pemko Pekanbaru berkomitmen untuk memastikan tidak ada yang putus sekolah. Setiap anak berhak memperoleh akses pendidikan yang layak sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang berkualitas.

Pernyataan tersebut disampaikan Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, Kamis (2/7/2026).

"Kami siap mencari solusi agar anak-anak yang putus sekolah dapat kembali mengenyam pendidikan. Saya menjamin bahwa tidak boleh ada anak-anak di Pekanbaru yang putus sekolah," katanya.

Selain itu, Agung juga menyoroti persoalan yang dihadapi warga yang tinggal di kawasan perbatasan Kota Pekanbaru. Terdapat sejumlah keluarga yang berdomisili di wilayah pinggiran Pekanbaru, tetapi masih memiliki kartu tanda penduduk (KTP) Kabupaten Kampar.

"Kondisi tersebut membuat sebagian orang tua mengalami kendala saat mendaftarkan anak ke sekolah negeri karena harus mengikuti ketentuan domisili dalam proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB)," ujar Agung.

Untuk mengatasi persoalan itu, Pemko Pekanbaru akan berkoordinasi dengan Pemkab Kampar guna mencari solusi terbaik bagi para peserta didik.

"Kami akan komunikasikan dengan wilayah Kampar. Ini tahap SPMB dulu, nanti ada tahap laporannya, berapa yang terserap," ucap Agung.

Usai pelaksanaan SPMB selesai, Pemko Pekanbaru akan melakukan pendataan terhadap anak-anak yang belum memperoleh sekolah. Data tersebut akan menjadi dasar pemerintah dalam menyiapkan langkah lanjutan agar seluruh anak dapat mengakses pendidikan.

"Kami akan carikan solusi agar anak-anak di Pekanbaru ini bisa sekolah. Itulah program Zero Putus Sekolah. Namun, tentu kami selesaikan SPMB ini terlebih dahulu dan jangan sampai ada kebijakan yang melanggar aturan," pungkasnya.