Ini Alasan Indonesia Ogah Turunkan Harga BBM di Tengah Jatuhnya Harga Minyak Dunia
Ilustrasi (Foto: Istimewa/internet)
RIAU1.COM - Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Hendrawan Supratikno membeberkan alasan kenapa Indonesia belum menurunkan harga BBM disaat jatuhnya harga minyak mentah dunia.
Jatuhnya harga minyak dunia hingga menyentuh angka -37,91 dollar AS per barrel. Pernyataan politisi PDIP ini dikutip dari rmol.id, Kamis, 23 April 2020.
Alasan Hendrawan karena jatuhnya harga minyak dunia merupakan kontrak penjualan Maret hingga bulan Mei 2020.
" Yang turun itu harga-harga kontrak penjualan Maret-Mei 2020. Mei bahkan negatif, artinya produsen menggratiskan minyak mentah, dan itu dianggap lebih murah dibanding menutup pengeboran, merumahkan karyawan dan menyimpan minyak," terangnya.
Alasan lain pemerintah belum menurunkan harga BBM lantaran masih menggunakan harga rata-rata dunia dan terikat kontrak kerjasama perusahaan minyak.
Sulit diubah meskipun tengah berada dalam kondisi wabah corona (Covid-19).
" Pemerintah menggunakan harga rata-rata, karena diantisipasi mulai juli akan naik lagi. Tapi secara umum memang turun dibanding di masa lalu, sehingga harga jual di dalam negeri juga akan turun," jelasnya kembali.