Ingat Janji Kampanye Syamsuar Gratiskan Sekolah 12 Tahun ? Ini Faktanya

30 Juni 2019
Syamsuar-Edy saat menggelar rangkaian kampanyenya di Pekanbaru (Foto: Zar/Riau1.com)

Syamsuar-Edy saat menggelar rangkaian kampanyenya di Pekanbaru (Foto: Zar/Riau1.com)

RIAU1.COM - Janji kampanye Syamsuar-Edy Natar Nasution dalam masa kampanye debat publik tahap II di hotel Labersa, Jumat 22 Juni 2018 silam yang akan menggratiskan sekolah 12 tahun tidak seperti yang digaung-gaungkan.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Riau, Rudyanto mengatakan sekolah gratis seperti yang diucapkan oleh orang yang kini telah menjabat sebagai Gubernur Riau tersebut ternyata hanya untuk tingkat SMA/SMK saja.

"Sekolah gratis itu untuk tingkat SMA/SMK," sebutnya, Minggu, 30 Juni 2019.

Tambahnya, sekolah gratis tersebut juga baru berlaku di tahun ajaran 2020/2021. Tidak untuk tahun ajaran baru tahun ini.

"Jadi, sekolah gratis SMA/SMK itu bukan diberlakukan di tahun ini, tapi tahun 2020," jelasnya.

Alasan baru diberlakukan di tahun mendatang karena pengajuan anggaran untuk sekolah gratis tersebut baru diajukan di tahun ini. Sehingga belum dapat dirasakan oleh masyarakat dengan cepat.

Selain menjanjikan sekolah gratis 12 tahun, janji lainnya semasa kampanyenya ialah mendirikan asrama untuk Mahasiswa Riau di Mesir yang disampaikannya dalam pidato politik di Pekanbaru.
Kemudian membangun Quran Center di Purna MTQ. Berikutnya memberikan pinjaman modal untuk UMKM dengan bunga rendah hingga pembangunan merata di kampung-kampung.

Janji ini belum termasuk dalam konsentrasi kerja mereka yang mengacu pada visi yang telah dicanangkan.