Dinobatkan UNESCO Jadi Warisan Budaya Dunia, Wagubri Minta Pantun Intens Ditengah Masyarakat
Edy Natar
RIAU1.COM - Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk melestarikan dan mengembangkan Pantun Melayu yang telah menjadi warisan budaya tak benda dunia dari UNESCO.
Pernyataan tersebut disampaikannya saat menghadiri Kenduri Pantun secara virtual di kediaman Wagubri, Ahad 27 Desember 2020.
Tambah dia, apa yang telah dilakukan selama ini antara Kemdikbud, Provinsi Riau, Provinsi Kepulauan Riau, ATL, Akademisi di dalam dan luar negeri serta para mahasiswa dan masyarakat harus dilanjutkan dengan segera membuat aksi-aksi yang konkret terkait kelestarian dan pengembangan pantun ini nantinya.
"Berbagai seminar, pameran, dan aktifitas terkait pantun di masyarakat senantiasa dilakukan secara intens," ujarnya.
Namun yang paling penting adalah bagaimana peran Asosiasi Tradisi Lisan (ATL) yang bertungkus lumus sejak awal dalam mendorong agar pantun ditetapkan menjadi warisan dunia.
Dia menjelaskan, banyak forum dan aktifitas yang telah dilakukan oleh ATL yang mana giat yang telah berlangsung selama ini harus diteruskan. Hal tersebut karena pembinaan pantun kedepannya sudah menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota yang ada di Provinsi Riau ini.
Pihaknya berharap apa yang telah dilakukan selama ini antara Kemdikbud, Provinsi Riau, Provinsi Kepulauan Riau, ATL, Akademisi di dalam dan luar negeri serta para mahasiswa dan masyarakat harus dilanjutkan dengan segera membuat aksi-aksi yang konkrit terkait kelestarian dan pengembangan pantun ini nantinya.
"Semua pihak perlu menyedarkan kembali komitmennya masing-masing, dalam upaya menghasilakan capaian-capaian strategis dimasa yang akan datang melalui tradisi pantun ini," demikian Edy Natar.