Sebut Gubri, Pengembangan Objek Wisata di Desa Bisa Gunakan BUMDes

20 Oktober 2021
Gubernur Riau, Syamsuar

Gubernur Riau, Syamsuar

RIAU1.COM - Pemerintah saat ini sedang berupaya mengembangkan dan mendorong lahirnya desa wisata di seluruh tanah air, termasuk di Provinsi Riau.

Menurut Gubernur Riau, Syamsuar, pengembangan objek wisata desa ini bisa saja dilakukan oleh pemerintah desa melalui BUMDes, maupun kelompok masyarakat sadar wisata, dengan tujuan agar ekonomi desa dapat tumbuh dan berkembang.

Syamsuar mengungkapkan, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno sempat berkunjung ke Provinsi Riau. Kunjungan itu dalam rangka untuk memotivasi desa agar menciptakan objek wisata baru sesuai dengan potensi yang ada di masing-masing desa.

Sejalan dengan Menparekraf RI, Syamsuar mengaku juga sangat mendukung lahirnya wisata desa. Ia menyebutkan, Provinsi Riau masuk nominasi 50 desa wisata terbaik nasional dari sekian banyaknya desa wisata di Indonesia.

Ia menjelaskan, desa wisata yang masuk nominasi tersebut adalah desa wisata Koto Masjid atau yang lebih dikenal dengan Kampung Patin yang terletak di Kabupaten Kampar.

"Kenapa disebut Kampung Patin, karena hampir semua masyarakatnya memiliki kolam ikan patin dan patinnya tidak berbau sama sekali," kata Gubri.

Gubri menyampaikan, berkaitan dengan ikan patin ini, PKK Desa Kota Masjid sudah mampu mengolahnya menjadi berbagai macam olahan makanan. Seperti nugget ikan patin, kue dari ikan patin, sate, ikan salai dan lain sebagainya.

"Dan itu juga pemberdayaan kaum ibu nya sangat luar biasa. Ibu-ibu di sana banyak memanfaatkan kerajinan di sana. Itulah menariknya tim juri yang datang dari Jakarta. Sehingga mudah-mudahan kita menjadi terbaik dari 50 desa wisata yang ada di Indonesia ini," ujarnya.*