2 Rute Alternatif di Jalur Lintas Barat Riau - Sumbar Disiapkan Hadapi Puncak Arus Balik 1 Januari 2018
Ilustrasi Kota Pekanbaru
RIAU1.COM -Kepolisian Resor (Polres) Kampar, Riau menyiapkan dua jalur alternatif di lintas barat yang menghubungkan Riau dan Sumatera Barat (Sumbar) jika lalu lintas mengalami hambatan saat puncak arus balik libur panjang pergantian tahun 2018 - 2019.
Diprediksi, puncak arus balik di jalur lintas barat ini akan terjadi pada 1 Januari 2019, atau sehari setelah perayaan pergantian tahun. Sebab pada tanggal 2 Januari 2019, murid sekolah sudah mulai mengikuti proses belajar mengajar sekembalinya dari liburan.
Kepala Satlantas Polres Kampar AKP Fauzi yang diwawancarai Riau1.com menuturkan, pihaknya sudah menyiapkan antisipasi bila ada halangan arus kendaraan nanti, terkhususnya rute Sumbar ke Riau via Kampar (Arus balik).
Antisipasi ini, dengan menyiapkan jalur alternatif, di mana patokannya jika terjadi kemacetan di simpang 4 daerah Panam, yang menjadi gerbang masuk ke Kota Pekanbaru melalui Jalur Lintas Barat (Jalinbar).
"Kita siapkan jalur alternatif, apabila terjadi kepadatan di Simpang 4 Panam, jalan alternatif menuju Pekanbaru lewat rute dari Tambang dan Sungai Pinang. Kalau dari Tambang bisa masuk ke.samping Polsek dan ke luar di Kualu. Jika dari Simpang Sungai Pinang tembus Garuda Sakti, " katanya.
Puncak arus balik ini akan lebih berat dikenadalikan, lantaran kembalinya masyarakat terfokus pada satu hari. Ini berbeda dengan mudik, di mana warga bisa memilih kapan hari san waktunya berangkat ke luar kota, sehingga terurai dan tisak terjadi kepadatan.
"Yang diantisipasi sekembalinya dari liburan (Arus balik) yang diprediksi tanggal 1 dan 2 Januari 2019. Mereka ini buka pulang mudik, namin pulang dari liburan ke luar kota," yakinnya.