Kolaborasi di Kampung GERMAS Lubuk Gaung, Perkuat Ketahanan Pangan dan Pembinaan Generasi Muda

10 Juli 2026
Program CSR PT ESM di Lubuk Gaung

Program CSR PT ESM di Lubuk Gaung

RIAU1.COM - Kampung Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) Kelurahan Lubuk Gaung menjadi contoh bagaimana kolaborasi dalam membangun budaya hidup sehat di tengah masyarakat. Berbagai inisiatif mulai dari pemanfaatan pekarangan, konsumsi pangan bergizi, hingga upaya pencegahan stunting, dijalankan secara bersama-sama dengan dukungan berbagai pemangku kepentingan.

Model kolaborasi tersebut turut menjadi perhatian Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia, yang diwakili oleh Mita Apriyanti, Asisten Deputi Kesehatan, Gizi, dan Pembangunan Keluarga (Asdep KGPK) Sekretariat Wakil Presiden Republik Indonesia. Dalam kunjungannya ke kampung GERMAS, kelurahan Lubuk Gaung, Mita menekankan keberlanjutan berbagai program di kampung ini membutuhkan kolaborasi antarpihak agar manfaatnya dapat terus dirasakan masyarakat.

"Kesadaran ini perlu terus dipertahankan, tidak hanya oleh generasi saat ini tetapi juga diwariskan kepada generasi berikutnya. Karena itu, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan sektor swasta menjadi penting agar budaya hidup sehat di Kampung GERMAS terus berkembang," ujar Mita.

Sebagai bagian dari dukungan terhadap inisiatif tersebut, PT Energi Sejahtera Mas (ESM), bagian dari Sinar Mas Cepsa, menyerahkan 200 bibit cabai kepada masyarakat kelurahan Lubuk Gaung. Bantuan ini diharapkan dapat mendorong pemanfaatan lahan pekarangan sekaligus memperkuat ketersediaan pangan di tingkat keluarga. 

Kampung GERMAS Kelurahan Lubuk Gaung merupakan Kampung GERMAS Pentahelix pertama di Provinsi Riau. Program ini mengedepankan kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, dan media untuk membangun budaya hidup sehat melalui berbagai upaya, termasuk pemanfaatan pekarangan, peningkatan konsumsi pangan bergizi, serta pencegahan stunting.

Salah satu kegiatan yang terus dikembangkan di Kampung GERMAS adalah pemanfaatan lahan pekarangan sebagai sumber pangan keluarga. Selain membantu memenuhi kebutuhan gizi rumah tangga, upaya ini juga mendorong masyarakat memanfaatkan ruang di sekitar rumah menjadi lebih produktif.

Cahyo, Ketua Kampung GERMAS Kelurahan Lubuk Gaung, mengatakan bantuan bibit cabai menjadi penyemangat bagi masyarakat untuk terus mengembangkan pemanfaatan pekarangan sebagai sumber pangan keluarga.

"Beberapa warga sudah mulai memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam berbagai tanaman pangan. Bantuan bibit cabai ini menjadi tambahan semangat agar semakin banyak keluarga ikut memanfaatkan lahan yang dimiliki. Harapannya, kebiasaan ini terus berkembang sehingga masyarakat semakin mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan sekaligus mendukung pola hidup yang lebih sehat," ujarnya.

Senada, Hendriyanto, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Lubuk Gaung, menilai Kampung GERMAS menunjukkan bahwa pembangunan masyarakat akan lebih berdampak ketika dijalankan melalui kemitraan berbagai pihak.

"Yang paling penting bukan hanya bantuan yang diberikan, tetapi bagaimana inisiatif seperti ini mampu menumbuhkan partisipasi masyarakat. Ketika pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha bergerak bersama, manfaatnya dapat dirasakan secara nyata dan berkelanjutan. Kami berharap pola seperti ini dapat terus dipertahankan bahkan menjadi inspirasi bagi wilayah lainnya," katanya. 

Sementara itu, Dedi Nala, Manager HRGA PT Energi Sejahtera Mas, mengatakan pihaknya meyakini kolaborasi yang dibangun berdasarkan kebutuhan masyarakat akan menghasilkan manfaat yang lebih berkelanjutan.

"Kami percaya program yang berkelanjutan lahir dari kebutuhan dan partisipasi masyarakat. Dukungan ini merupakan salah satu upaya kami untuk memperkuat inisiatif yang telah berjalan sehingga semakin banyak keluarga dapat memanfaatkan pekarangan sebagai sumber pangan sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan mandiri," tuturnya.

Selain mendukung ketahanan pangan keluarga, PT Energi Sejahtera Mas juga berkontribusi pada pembinaan generasi muda melalui olahraga. Perusahaan menyerahkan 25 set seragam kepada Sekolah Sepak Bola (SSB) Semut Ipuh FC di Kelurahan Lubuk Gaung. Bantuan tersebut menjadi inventaris sekolah sepak bola sehingga dapat digunakan secara bergantian oleh para pemain saat latihan maupun pertandingan.

Roja Maulana Ibrahim, Ketua SSB Semut Ipuh FC, mengatakan bantuan tersebut membantu meningkatkan semangat anak-anak dalam berlatih sekaligus mendukung pembinaan sepak bola usia dini di Kelurahan Lubuk Gaung.

"Ini menjadi inventaris yang sangat bermanfaat karena dapat digunakan secara bergantian oleh para pemain dalam kegiatan latihan maupun pertandingan. Kehadiran seragam ini juga menambah semangat, rasa kebersamaan, dan disiplin anak-anak dalam berlatih," ucap dia.

Melalui dukungan terhadap Kampung GERMAS dan pembinaan sepak bola usia dini, PT Energi Sejahtera Mas berharap dapat terus menjadi bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui program-program yang menjawab kebutuhan masyarakat dan memberikan manfaat yang berkelanjutan.***