Pertemuan LPTQ Riau dengan LPTQ Rokan Hulu
RIAU1.COM - Ketua Umum LPTQ Provinsi Riau, Zulkifli Syukur, didampingi sekretaris dan jajaran pengurus menerima kunjungan silaturahmi LPTQ Kabupaten Rokan Hulu, Selasa (24/2/2026), di Sekretariat LPTQ Provinsi Riau.
Rombongan LPTQ Kabupaten Rokan Hulu dipimpin Ketua Harian Syofwan bersama Ketua LPTQ Rokan Hulu, Zulkifli Syarif, serta sejumlah pengurus. Kunjungan tersebut bertujuan melakukan konsultasi dan koordinasi terkait persiapan anggaran pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Provinsi Riau Tahun 2027 yang akan digelar di Kabupaten Rokan Hulu.
Penetapan Kabupaten Rokan Hulu sebagai tuan rumah MTQ Provinsi Riau Tahun 2027 telah ditetapkan melalui Keputusan Gubernur Riau Nomor: Kpts.622/VII/2025 tanggal 4 Juli 2025 tentang Penetapan Tuan Rumah dan Cabang Perlombaan MTQ Tingkat Provinsi Riau Tahun 2026 hingga 2030.
Ketua Umum LPTQ Provinsi Riau, Zulkifli Syukur, menyampaikan apresiasi atas keseriusan LPTQ Kabupaten Rokan Hulu dalam mempersiapkan diri sebagai tuan rumah.
“Kami menyambut baik kunjungan ini sebagai bentuk komitmen dan tanggung jawab bersama dalam menyukseskan MTQ Provinsi Riau Tahun 2027. Dengan telah ditetapkannya Rokan Hulu sebagai tuan rumah melalui Keputusan Gubernur, seluruh persiapan harus dilakukan secara matang, terencana, dan sesuai regulasi,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan momentum syiar Al-Qur’an sekaligus penguatan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.
Oleh karena itu, pengelolaan anggaran dan pelaksanaan kegiatan harus mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan profesionalitas.
Sementara itu, Ketua LPTQ Kabupaten Rokan Hulu, Zulkifli Syarif, menyampaikan komitmen pihaknya untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Riau dan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan pelaksanaan MTQ 2027 berjalan sukses.
“Kami akan berkoordinasi secara intensif, baik terkait dukungan anggaran, teknis pelaksanaan, maupun kesiapan infrastruktur. Harapannya, MTQ 2027 di Rokan Hulu tidak hanya sukses penyelenggaraan, tetapi juga sukses pembinaan dan syiar Al-Qur’an,” pungkasnya.*