Ilustrasi/net
RIAU1.COM - BMKG Pekanbaru memprakirakan cuaca di Provinsi Riau pada Rabu (27/5/2026) didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Meski demikian, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah, terutama pada pagi, sore hingga malam hari.
Forecaster on duty Anggun R. mengatakan, berdasarkan pengamatan citra radar cuaca BMKG, hujan telah terpantau terjadi sejak pagi hari di beberapa daerah.
“Berdasarkan pengamatan citra radar cuaca BMKG, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kota Dumai, Rokan Hilir, Bengkalis dan Indragiri Hilir,” ujarnya.
Pada siang hari, cuaca di Riau diprakirakan cerah berawan hingga berawan. Namun hujan ringan bersifat lokal masih berpotensi terjadi di wilayah Kota Dumai dan Kabupaten Rokan Hilir.
Sementara pada sore hingga malam hari, hujan ringan hingga sedang diprakirakan kembali mengguyur sejumlah daerah seperti Kota Dumai, Kabupaten Rokan Hilir, Kampar dan Rokan Hulu.
Sedangkan saat dini hari, hujan ringan diprediksi terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Indragiri Hilir dengan kondisi cuaca udara kabur hingga berawan.
BMKG memastikan tidak ada peringatan dini cuaca ekstrem atau nihil peringatan dini untuk wilayah Riau pada hari ini.
Secara umum suhu udara di Riau berada pada kisaran 23 hingga 34 derajat Celsius dengan kelembapan udara antara 55 sampai 98 persen. Angin bertiup dari arah selatan hingga barat laut dengan kecepatan 10 hingga 30 kilometer per jam.
"Untuk wilayah perairan, tinggi gelombang laut di perairan Riau diprakirakan berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter dan masih tergolong rendah," jelasnya.
Selain prakiraan cuaca, BMKG juga mencatat peningkatan jumlah titik panas atau hotspot di wilayah Sumatera. Hingga pukul 23.00 WIB, total terpantau sebanyak 203 hotspot.
Sumatera Utara menjadi provinsi dengan hotspot terbanyak yakni 48 titik, disusul Aceh 44 titik, Sumatera Barat 42 titik, Sumatera Selatan 37 titik, Jambi 7 titik, Lampung 3 titik dan Bangka Belitung 2 titik.
Sementara di Provinsi Riau terpantau sebanyak 20 hotspot yang tersebar di enam daerah.
"Kabupaten Siak menjadi wilayah dengan hotspot terbanyak yakni 6 titik, disusul Indragiri Hulu 5 titik, Pelalawan 3 titik, Kampar 3 titik, Indragiri Hilir 2 titik dan Rokan Hulu 1 titik," urainya.
BMKG mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi kebakaran lahan meski sebagian wilayah Riau masih berpeluang diguyur hujan dalam beberapa waktu ke depan.*
