Rabu, 01 Desember 2021

ROKAN-HILIR

Pengurus HNSI Rohil Dilantik, Bupati Afrizal Sintong Janji Lindungi Nelayan

news24xx


Usai pelantikan  Usai pelantikan

RIAU1.COM - Pengurus Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) cabang Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) periode 2021-2026 yang di ketuai oleh Jonnaidi secara resmi dilantik Ketua DPD HNSI Provinsi Riau Hendrawan.

Baca Juga: Pengendalian Libur Nataru, Wabup dan Kapolres Rokan Hilir Ikut Rakor Bersama Kapolri



MH02 | Bea dan Cukai

www.jualbuy.com
 
Pelantikan itu, dihadiri Bupati Rohil Afrizal Sintong SIp, Kapolres Rohil Nurhadi Ismanto, Dandim Agung Rakhman Wahyudi, Ketua DPRD Maston, Kepala Dinas Perikanan, dan lainnya.

Pada pelantikan itu, Ketua HNSI Rohil Jonnaidi mengungkapkan sejumlah persoalan nelayan yang terjadi di Rohil, khusus bagi nelayan laut. Salah satunya terkait maraknya aksi ilegal fishing yang diperairan laut yang datang dari negara tetangga Malaysia dan provinsi Sumut.

"Salah satu langkah pertama yang harus kita atasi adalah ilegal fishing dari Malaysia dan Sumut yang menggunakan alat tangkap tidak sesuai aturan seperti pukat harimau, ini harus kita tertibkan," tegasnya.

Dalam pelantikan itu, Bupati Rokan Hilir mengucapkan selamat atas dilantiknya pengurus HNSI Cabang Rokan Hilir. Afrizal Sintong meyakini, pengurus baru ini dapat mensejahterakan nelayan dan menyelesaikan permasalahan ilegal fishing yang ada di Rohil.

"Kami selaku Pemda tetap dukung apapun kegiatan nelayan Rohil dan tetap kami lindungi dalam mencari ikan," ujar Afrizal Sintong.

Diungkapkan Afrizal, meskipun pengawasan wilayah laut bukan tanggung jawab Pemda karena sudah diambil alih ke Provinsi, tapi Pemda Rohil berupaya baik melalui HNSI Rohil agar dapat bersinergi dengan Pemprov dan instansi terkait agar kedepannya dapat mengantisipasi terjadinya ilegal fishing yang menggunakan alat tangkap pukat harimau.

Baca Juga: Pada Masyarakat Aceh yang Ada di Rohil, Ini Pesan dan Harapan Bupati Afrizal Sintong

"Tempat penampungan ikan, harga jual, juga harus kita perhatikan. Jangan nanti hasilnya dibawa diekspor kemana-mana tanpa ada pandapatan pajak. Ini perlu kita perhatikan bersama," tukasnya.*





loading...
Loading...