Evakuasi kendaraan masuk jurang Sitinjau Lauik
RIAU1.COM - Jalur ekstrem Sitinjau Lauik kembali menjadi lokasi insiden kecelakaan lalu lintas. Pada Sabtu (12/9/2026) dini hari, sebuah kendaraan jenis truk dan satu unit mobil L300 dilaporkan terperosok ke dalam jurang di kawasan Pendakian Tunggua, tepatnya di bawah area Panorama II. Beruntung, berkat respons cepat dan koordinasi terpadu tim gabungan, insiden nahas ini sama sekali tidak memakan korban jiwa.
Berdasarkan data yang dihimpun dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, peristiwa darurat tersebut terjadi pada pukul 02.20 WIB. Usai menerima informasi melalui saluran pengaduan, tim evakuasi langsung dikerahkan menembus gelapnya malam menuju lokasi kejadian.
Diketahui, truk yang nahas tersebut ditumpangi oleh dua orang warga asal Padang Sidempuan, yakni Heri yang berusia 49 tahun selaku pengemudi, serta rekannya Aman Siregar yang berusia 31 tahun.
Keduanya berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat tanpa cedera fatal. Keajaiban yang sama juga dialami oleh para penumpang mobil L300 yang turut dievakuasi dan seluruhnya dinyatakan selamat dari maut.
Operasi penyelamatan ini berjalan efektif berkat komando langsung dari Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Padang bersama Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (KL). Sinergi lintas instansi dan relawan menjadi kunci utama keberhasilan evakuasi di medan yang terkenal curam tersebut.
"Anggota Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB) BPBD Kota Padang langsung diterjunkan ke lokasi sesaat setelah laporan masuk. Evakuasi ini berjalan lancar berkat kerja keras dan sinergi bersama Basarnas, jajaran Polsek Lubuk Kilangan, relawan Rumah Zakat, serta Morolla. Alhamdulillah, kondisi terakhir saat ini seluruh proses evakuasi telah selesai dan semua korban dipastikan selamat," ujar Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton dalam laporan resminya yang dimuat Padangkita.
Keberhasilan operasi ini menunjukkan betapa krusialnya sistem koordinasi lintas sektor dalam menangani laporan keadaan darurat secara cepat dan tepat. Hal ini selaras dengan upaya pemerintah daerah untuk terus mengoptimalkan layanan aduan terpadu demi menjaga keamanan warga dan para pelintas jalan.
Mengingat kawasan Sitinjau Lauik merupakan jalur lintas vital sekaligus rute perlintasan pariwisata darat yang memiliki kontur jalan ekstrem, para pengguna jalan diimbau untuk selalu meningkatkan kehati-hatian, memastikan kondisi kendaraan layak jalan, dan tetap waspada terutama saat berkendara di malam hari.
Bagi masyarakat atau wisatawan yang menghadapi kondisi darurat, menemukan kendala di perjalanan, atau membutuhkan bantuan evakuasi segera, Pemerintah Kota Padang menyiagakan layanan Call Center Padang Sigap 112.
Baca Juga: SPH Berikan Edukasi Pertolongan Pertama dan Dukungan untuk Tim PKJR Sitinjau Lauik
Layanan bebas pulsa ini terhubung dengan berbagai instansi terkait untuk penanganan krisis. Selain itu, masyarakat juga dapat menghubungi saluran telepon (0751) 778775 atau mengirimkan pesan WhatsApp ke nomor 085891522181 yang disiagakan oleh Pusdalops-PB BPBD Kota Padang.*
