Kalapas Bengkalis Priyo Tri Laksono Sematkan Pangkat Baru dan Beri Penghargaan

6 Januari 2026
Kalapas Bengkalis Priyo Tri Laksono Sematkan Pangkat Baru dan Beri Penghargaan

Kalapas Bengkalis Priyo Tri Laksono Sematkan Pangkat Baru dan Beri Penghargaan

RIAU1.COM -Kalapas Kelas IIA Bengkalis, Priyo Tri Laksono, memimpin apel penyematan kenaikan pangkat dan penyerahan piagam penghargaan kepada pegawai yang berhasil menggagalkan penyelundupan barang terlarang.

Penghargaan diberikan kepada pegawai lapas Adi Saputra dan Rayhan yang merupakan staf KPLP, Selasa 6 Januari 2026.

Kegiatan berlangsung khidmat mulai pukul 08.00 WIB di halaman depan Lapas Kelas IIA Bengkalis ini diikuti oleh seluruh pejabat struktural, staf, hingga peserta magang.

Penghargaan ini sebagai bentuk penguatan kedisiplinan dan apresiasi atas dedikasi jajaran pemasyarakatan dalam menjaga integritas instansi.

"Dalam prosesi tersebut, dua orang pegawai menerima penghargaan khusus atas keberhasilan mereka mendeteksi dan menghentikan upaya masuknya barang terlarang ke dalam lingkungan Lapas," ungkap Kalapas Priyo Tri Laksono.

Selain itu, seorang pegawai juga resmi menyandang pangkat setingkat lebih tinggi berdasarkan SK Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI Nomor SEK-72262.SA.12 Tahun 2025.

Kalapas Bengkalis menekankan bahwa kenaikan pangkat bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan pengakuan negara atas loyalitas dan kinerja yang telah ditunjukkan.

"Kenaikan pangkat ini adalah motivasi untuk terus meningkatkan profesionalisme dan integritas. Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada petugas yang sigap menggagalkan penyelundupan barang terlarang,"ujarnya.

"Ini adalah bukti nyata komitmen kita dalam menjaga keamanan dan ketertiban di dalam Lapas," tegas Kalapas lagi.

Lanjut, Kalapas menginstruksikan seluruh jajaran untuk memperketat penggeledahan badan dan barang sesuai Standard Operating Procedure (SOP). Hal ini dianggap sebagai langkah preventif krusial demi menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang kondusif.

Priyo Tri Laksono kembali mengingatkan agar pelayanan publik, baik kepada warga binaan pemasyarakatan (WBP) maupun masyarakat luas, agar terus di tingkatkan mengedepankan transparansi dan keramahan.

Rangkaian kegiatan apel pagi ditutup dengan pembacaan do'a dan yel-yel pemasyarakatan untuk membakar semangat kerja para pegawai.

Usai kegiatan, Kalapas Bengkalis langsung melaporkan pelaksanaan agenda tersebut kepada Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau sebagai bentuk akuntabilitas kinerja satuan kerja.