Bulan Ramadan Harga Emas Bisa Sentuh Rp3 Juta per Gram

19 Januari 2026
Ilustrasi/Net

Ilustrasi/Net

RIAU1.COM - Harga emas Antam diperkirakan akan semakin meroket menjelang Ramadan. Lonjakan harga emas dunia saat ini berdampak langsung pada pasar domestik.

Pengamat emas dan komoditas Ibrahim Assuaibi menyebut ketidakpastian global akibat konflik geopolitik, dinamika politik internasional, serta pelemahan nilai tukar rupiah menjadi faktor utama yang mendorong penguatan harga logam mulia.

“Kondisi global yang tak menentu akibat masalah geopolitik, perpolitikan di Amerika, dan perang dagang membuat harga emas dunia melonjak dan berdampak terhadap penguatan logam mulia di dalam negeri,” ujarnya kepada Beritasatu.com.

Dia menuturkan lonjakan harga tidak hanya dialami emas batangan, tetapi turut berdampak pada emas perhiasan. Kondisi tersebut terjadi karena setiap kenaikan harga logam mulia secara umum akan diikuti oleh peningkatan harga emas perhiasan di pasaran.

Ibrahim menjelaskan harga logam mulia saat ini sudah berada pada level tinggi dan masih memiliki ruang untuk menguat menjelang Ramadan. Ia menyebut harga emas kini berada di kisaran Rp 2,7 juta dan berpotensi naik dalam waktu dekat.

“Artinya, memasuki bulan Februari, mendekati bulan puasa, sangat mungkin harga logam mulia itu naik lagi, bahkan bisa menyentuh Rp 3 juta,” ujarnya.

Ia menilai pelemahan nilai tukar rupiah menjadi salah satu faktor utama yang memperkuat kenaikan harga emas di pasar domestik. Ketidakpastian ekonomi global dinilai semakin menekan pergerakan rupiah, sehingga berdampak langsung pada penguatan harga logam mulia di dalam negeri.

Selain itu, ia memperkirakan lonjakan harga emas tertinggi akan terjadi sebelum Ramadan, dengan Februari menjadi periode krusial dalam pergerakan harga emas tahun ini karena berpotensi menjadi fase puncak kenaikan.

Meski demikian, Ibrahim menegaskan bahwa kenaikan harga emas tidak bersifat sesaat atau hanya dipicu momentum Ramadan dan Lebaran. Menurutnya, tren penguatan emas masih berpotensi berlanjut dalam jangka menengah hingga panjang.

“Momentum kenaikan ini tidak berhenti di Ramadan saja. Harga emas masih akan terus mengalami kenaikan, bahkan bisa berlanjut sampai dua atau tiga tahun ke depan,” katanya.*