Ketua DPRD Inhil bersama Perwakilan Pemprov Riau dan Bupati Inhil serta unsur Forkopimda
RIAU1.COM - Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar sidang paripurna dalam rangka peringatan hari jadi Kabupaten Inhil yang ke-61 tahun, Ahad (14/6/2026).
Dalam sidang yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Inhil, Iwan Taruna, S.T.,M.Si menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras mengorbankan waktu, tenaga dan pikiran sehingga pembangunan sejak diawal tahun sampai di usia Inhil ke – 61 dapat berjalan dengan baik dan lancar meski masih penuh rintangan.
Dengan adanya peringatan hari jadi Kabupaten Inhil ini menjadi momentum untuk melakukan introspeksi tentang apa yang telah dicapai dan apa yang harus di perbaiki.
Rapat tersebut dihadiri perwakilan Pemerintah Provinsi Riau, yakni Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi Riau Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Drs. H. Helmi D, M.Pd yang mewakili Plt Gubernur Riau serta turut hadir Ketua DPRD Provinsi Riau Kaderismanto, Bupati Inhil H. Herman, SE., MT., unsur Forkopimda Inhil, Sekretaris Daerah Kabupaten Inhil, para purna tugas Bupati dan Wakil Bupati Inhil, anggota DPRD Provinsi Riau daerah pemilihan Inhil, Ketua TP-PKK Inhil Hj. Katerina Susanti Herman, S.K.M., M.Kes, seluruh anggota DPRD Inhil, staf ahli bupati, para asisten, pimpinan OPD serta berbagai unsur instansi vertikal dan tokoh masyarakat.
Rapat Paripurna juga dihadiri perwakilan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu, yakni Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Inhu, Indrawansyah, SE., M.Si serta perwakilan DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat Provinsi Jambi, Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah DPRD Tanjung Jabung Barat, Jamal Darmawan.
"Kita sadari bahwa tantangan kedepan semakin kompleks, termasuk dalam hal ekonomi, sosial, dan lingkungan. Namun saya percaya, dengan semangat pendahuku sebagai inspirasi, serta dengan tekad dan sinergi bersama kita mampu menjawab semua tantangan itu," ungkap Ketua DPRD Inhil dalam sambutannya.

Sementara itu, Bupati Inhil H. Herman mengatakan, sejak dimekarkan dari Kabupaten Indragiri pada 14 Juni 1965, Inhil telah mengalami banyak kemajuan dan perkembangan di berbagai sektor. Berbagai capaian pembangunan yang dirasakan masyarakat saat ini merupakan hasil kerja keras para pendahulu, pemerintah daerah, serta dukungan seluruh elemen masyarakat.
"Dengan usia ke-61 tahun ini, sudah banyak capaian pembangunan yang berhasil diwujudkan. Namun, masih banyak pula pekerjaan rumah yang harus kita tuntaskan bersama demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.
Menurut Herman, sebagai kabupaten terluas di Provinsi Riau dengan luas wilayah lebih dari 18 ribu kilometer persegi, Inhil memiliki tantangan pembangunan yang cukup besar. Kondisi geografis tersebut menjadi salah satu alasan utama pentingnya dukungan dan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah daerah.
"Kami berharap sinergi dan kolaborasi yang telah terjalin dapat terus diperkuat, sehingga percepatan pembangunan di Kabupaten Inhil dapat berjalan lebih optimal dan merata," tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Herman kembali menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperjuangkan kesejahteraan petani kelapa. Salah satunya melalui surat resmi yang telah disampaikan kepada pemerintah pusat terkait usulan penetapan harga minimal kelapa sebesar Rp5.000 per kilogram.
"Kelapa adalah identitas dan sumber penghidupan sebagian besar masyarakat Inhil. Karena itu, kami terus memperjuangkan adanya kebijakan harga yang memberikan kepastian dan perlindungan kepada para petani," pungkasnya. (Galeri)