Puluhan Pegawai Bank Kena PHK Gegara Pura-pura Kerja Pakai Keyboard Palsu

5 Januari 2026
Ilustrasi/Net

Ilustrasi/Net

RIAU1.COM - Pura-pura kerja ternyata pernah terjadi pada puluhan mantan karyawan Bank Wells Fargo beberapa waktu lalu. Mereka diketahui menggunakan keyboard palsu supaya terlihat seperti bekerja.

Atas tindakan tersebut, Wells Fargo langsung memecat semua pekerja yang ketahuan menggunakan simulasi aktivitas keyboard. Menurut juru bicara, perusahaan tidak bisa menoleransi perilaku tersebut.

"Wells Fargo memiliki standar tinggi untuk karyawan dan tidak menoleransi perilaku tidak etis," ucapnya dikutip CNBCIndonesia dari Quartz.

Keyboard palsu yang digunakan untuk berpura-pura kerja itu disebut sebagai mouse jigglers. Alat tersebut akan membuat mouse seperti terus bergerak yang membuat komputer tetap terjaga.

Komputer juga tidak akan masuk menjadi mode tidur karena mouse jigglers, meskipun karyawan tak menggunakannya sama sekali.

Alat seperti mouse jigglers ternyata bukanlah sesuatu yang baru. Ternyata juga bisa ditemukan dengan mudah di pasaran.

Sebelumnya penggunaan alat serupa juga populer saat Covid-19. Pandemi kala itu membuat banyak pekerja bisa bekerja dari jarak jauh.

Alat tersebut digunakan para pegawai untuk berpura-pura bekerja. Karena saat itu pekerjaannya tidak diawasi bos secara langsung, seperti saat di kantor.

Sistem bekerja jarak jauh atau work from home (WFH) telah jadi perdebatan sejak beberapa tahun terakhir. Bagi mereka yang menentangnya, khawatir soal keterlibatan karyawan yang melakukan WFH.

Sementara itu, laporan State the Global Workplace dari Gallup mengungkapkan 62% pekerja seluruh dunia tidak terlibat dalam pekerjaannnya. Sedangkan 15% pekerja disebut tidak terlibat aktif.

Para pegawai menjelaskan mereka memiliki manajer atau pekerjaan yang baru, serta tengah aktif mencari pekerjaan baru.*