Ilustrasi/Net
RIAU1.COM - Peradangan (inflamasi) adalah respons alami tubuh terhadap cedera maupun infeksi. Akan tetapi jika berlangsung lama, hal ini dapat memengaruhi kesehatan secara keseluruhan.
Kabar baiknya, beberapa rutinitas pagi dapat membantu mendukung respons peradangan yang sehat sekaligus membuat tubuh terasa lebih segar dan bertenaga.
Berikut enam kebiasaan pagi yang dapat membantu mengurangi peradangan, dilansir Republika laman Very Well Health, Kamis (4/6/2026):
1. Sarapan sehat dan seimbang
Makan sarapan seimbang dapat membantu menstabilkan gula darah dan memberikan energi untuk menjalani aktivitas. Para ahli merekomendasikan untuk mengonsumsi makanan seperti buah-buahan, sayuran, biji-bijian utuh, kacang-kacangan, ikan, unggas, produk susu rendah lemak, serta minyak sehat.
Beberapa pilihan sarapan yang dapat dicoba antara lain greek yogurt rendah lemak dengan buah dan almond, keju cottage rendah lemak dengan buah dan kayu manis, telur orak-arik dengan sayuran, roti panggang alpukat, hingga sisa makanan sehat dari malam sebelumnya seperti ayam dan sayuran.
2. Minum air putih
Beberapa penelitian menunjukkan status hidrasi dapat berkaitan dengan penanda peradangan dan kesehatan jangka panjang. Kementerian Kesehatan RI telah menyarankan konsumsi air putih untuk orang dewasa sebanyak 6 hingga 8 gelas atau sekitar 1,5 hingga 2 liter setiap hari.
Pada pagi hari Anda disarankan minum satu hingga dua gelas. Lalu sisanya dipenuhi saat siang hingga malam hari. Jika masih kesulitan memenuhi kebutuhan air putih, Anda bisa menambahkan irisan mentimun, jeruk nipis, atau lemon ke dalam air putih.
3. Hindari gula tambahan
Banyak orang masih menghadapi godaan makanan dan minuman manis pada pagi hari. Penelitian menemukan bahwa konsumsi gula berlebihan dapat berkaitan dengan peradangan. Karena itu, membatasi asupan gula tambahan dapat membantu mendukung respons peradangan yang sehat. Untuk membantu mengatasi godaan ngemil pada pagi hari, Anda bisa memilih camilan sehat seperti yogurt, telur rebus, biskuit gandum utuh, atau kacang-kacangan.
4. Kelola stres
Stres tidak hanya memengaruhi kesehatan mental, tetapi juga kesehatan fisik. Sejumlah penelitian menunjukkan adanya hubungan antara stres dan peradangan.
Untuk membantu mengurangi stres, seseorang dapat memasukkan aktivitas relaksasi ke dalam rutinitas pagi, seperti latihan pernapasan dalam, peregangan ringan, meditasi, yoga, menulis jurnal, atau berdoa.
5. Aktivitas fisik ringan
Aktivitas fisik dengan intensitas sedang dapat membantu mendukung respons peradangan tubuh. Orang dewasa dianjurkan melakukan aktivitas kardiovaskular selama 150 menit per pekan serta latihan kekuatan setidaknya dua hari dalam sepekan. Durasi tersebut dapat dibagi menjadi sesi yang lebih pendek sesuai kebutuhan dan jadwal masing-masing. Beberapa aktivitas yang dapat dilakukan pada pagi hari antara lain berjalan kaki mengantar anak ke sekolah, berjalan mengelilingi lingkungan rumah, atau mengikuti video olahraga di rumah.
6. Berjemur di bawah sinar matahari pagi
Kualitas tidur yang buruk diketahui berkaitan dengan peradangan. Sementara itu, paparan sinar matahari alami pada pagi hari dapat membantu mengatur ritme sirkadian atau jam biologis tubuh.
Pengaturan ritme sirkadian yang baik dapat meningkatkan kualitas tidur. Salah satu cara sederhana untuk mendapatkan manfaat ini adalah berjalan cepat di luar rumah pada pagi hari sehingga tubuh memperoleh paparan cahaya alami sekaligus aktivitas fisik.*