Senin, 09 Desember 2019

INDRAGIRI-HILIR

Buka Festival Menongkah, Bupati Inhil Berharap Bisa Tarik Wisatawan Luar

news24xx


Bupati Inhil saat membuka festival menongkah 2019 Bupati Inhil saat membuka festival menongkah 2019

RIAU1.COM - Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan membuka Festival Menongkah Tahun 2019, di Desa Tanjung Pasir, Kecamatan Tanah Merah, Sabtu 16 November 2019.

Festival tahunan ini turut dihadiri oleh tamu undangan dari Negara Malaysia dan Singapura, Kepala Disparporabud Inhil, Junaidi, Anggota DPRD Inhil, Hasanuddin, Forkopimda Inhil dan jajaran Pemerintah Desa.

“Menongkah adalah teknik masyarakat Suku Duanu di Desa Tanjung Pasir dalam mencari kerang di padang lumpur dengan menggunakan papan selancar,” terang Bupati dalam sambutannya.

Baca Juga: Ini Sosok Kepala SDN 008 Tembilahan Hulu yang Sukses Sabet 3 Prestasi

www.jualbuy.com

Menurut Bupati, Pemerintah Daerah Kabupaten Indragiri Hilir melalui Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga dan Kebudayaan terus memberikan perhatian pada kebudayaan Menongkah ini.

"Kita terus berupaya menjadikannya sebagai salah satu wisata budaya yang menarik wisatawan luar, sehingga nantinya mampu mengangkat sektor pariwisata di Indragiri Hilir," tutur Bupati.

Diceritakan HM Wardan, tradisi Menongkah ini merupakan tradisi leluhur masyarakat Suku Duanu, dan ini merupakan even wisata Kabupaten Inhil yang telah menjadi kalender wisata Provinsi Riau.

Baca Juga: Puji Pantai Solop, Gubri Sebut Promosi Masih Kurang

Iklan Riau1

Selain itu, Bupati juga menyebut, pada tahun 2018 lalu, Budaya Menongkah yang dilakukan oleh Suku Duanu ini pernah mendapat penghargaan dari Musium Rekor Indonesia (MURI), dengan kategori Menongkah massal yang melibatkan lebih dari 500 peserta serta kegiatan mandi lumpur dengan peserta terbanyak pada Agustus 2016 lalu. "Prestasi Itu hendaknya terus kita pertahankan dan ditingkatkan," sebutnya.

Lebih lanjut, HM Wardan juga mengatakan tujuan lain dari festival Menongkah ini untuk menjaga eksistensi budaya tradisional masyarakat Suku Duanu agar tidak punah kelestariannya.

Untuk diketahui, pada pergelaran Festival ini, berbagai perlombaan juga dilaksanakan seperti perlombaan Menongkah, Merampah dan Lompat Lumpur.





Loading...