Sabtu, 25 Januari 2020

INDRAGIRI-HILIR

Temukan Titik Hotspot di Inhil, TNI-Polri Tangkap Pelaku Karlahut

news24xx


Tim TNI-Polri saat melakukan simulasi penanganan Karlahut di Inhil Tim TNI-Polri saat melakukan simulasi penanganan Karlahut di Inhil

RIAU1.COM - Bintara Pembina Desa (Babinsa) dan Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Babinkamtibmas) di Kecamatan Tempuling Kabupaten Inhil mendapat informasi dari aplikasi hotspot bahwa di wilayahnya terdeteksi adanya hotspot atau titik api. 

Dari informasi tersebut, keduanya langsung berkoordinasi untuk segera mendatangi titik api tersebut sesuai dengan koordinat yang berada di aplikasi hotspot sehingga dapat memastikan kebenaranya.

Setelah sampai di titik koordinat tersebut, keduanya menemukan titik hotspot merupakan kebakaran hutan yang sudah melebar luas sehingga langsung melaporkan kejadian tersebut ke komandan masing-masing.

Baca Juga: Bentuk Kepedulian, 150 Siswa Magang SMKN 1 Tembilahan Hulu Dilindungi BPJS Ketenagakerjaan

www.jualbuy.com

Tidak lama berselang, tim pasukan pemadam gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan Satpol PP serta dibantu oleh pihak PT SAGM berserta masyarakat sekitar melakukan pemadaman. 

Api yang sudah menyebar luas tersebut akhirnya berhasil di padamkan oleh tim pemadam gabungan tersebut.

Selain berhasil memadamkan api di titik Karlahut, tim dari Reskrim Polres Inhil juga berhasil membekuk pelaku pembakaran dan membawanya ke Mapolres Inhil untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya yang telah merugikan masyarakat banyak.

Baca Juga: Dandim 0314 Inhil Tekankan Perusahaan Jangan Hanya Urus Wilayahnya Saja

Iklan Riau1

Hal tersebut diatas bukan kejadian sesungguhnya, melainkan hanya gelaran simulasi penanggulangan bencana Karlahut yang dilakukan oleh tim gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan Satpol PP di lokasi Parit Minang Kecamatan Tempuling Kabupaten Inhil.

Dandim 0314/Inhil Letkol Inf Imir Faishal yang ikut hadir dalam kegiatan tersebut menuturkan, melalui simulasi ini diharapkan semua unsur sudah sigap, cepat dan tepat dalam penanganan Karlahut. 

"Kedepan kita mampu untuk mengaplikasikannya jika benar-benar terjadi, jangan kita hanya menjadi generasi wacana," ungkap Dandim.





Loading...