Persiapan pemberangkatan jemaah haji asal Inhil
RIAU1.COM - Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terus mematangkan persiapan keberangkatan Calon Jemaah Haji (CJH) tahun 2026 dengan menegaskan komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik.
Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Inhil, Tantawi Jauhari, saat memimpin rapat persiapan keberangkatan CJH, pada Jumat (10/4) siang bersama sejumlah pejabat dan perangkat daerah terkait.
Dalam arahannya, Sekda menegaskan bahwa pelayanan terhadap jemaah haji merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah daerah.
“Sudah menjadi tugas pemerintah untuk melayani masyarakat, termasuk dalam pelaksanaan ibadah haji. Pemkab Inhil pun berkomitmen memberikan pelayanan yang lebih baik dari tahun sebelumnya. Dukungan akan kita berikan secara optimal sesuai kemampuan daerah,” ujarnya.
Lebih lanjut disampaikan, pemerintah daerah juga tetap mengupayakan dukungan transportasi lokal bagi para jemaah.
“Untuk transportasi lokal dari Tembilahan ke Batam, kita upayakan tetap ditanggung oleh pemerintah daerah. Alhamdulillah, ditengah tantangan anggaran dan ada sebagian daerah yang tidak lagi menanggung transportasi lokal jemaah, hal tersebut masih dapat kita laksanakan,” tambahnya.
Berdasar data yang terhimpun, CJH Kabupaten Inhil Tahun 2026 berjumlah 479 orang, terdiri dari jemaah laki-laki sebanyak 213 orang dan jemaah perempuan berjumlah 266, dengan partisipasi terbanyak dari Kecamatan Keritang sejumlah 99 jemaah. Informasi tambahan, jemaah tertua bernama Nuria dengan usia 83 tahun, sedangkan jemaah termuda berusia 18 tahun atas nama Nuril Izzatil Zahra.
CJH Kabupaten Inhil terbagi dalam 2 Kloter yakni Kloter 7 dan 11, sesuai yang diagendakan CJH Kabupaten Inhil yang tergabung dalam Kloter 7, akan diberangkatkan pada Selasa 28 April 2026 dari Masjid Agung Al-Huda Tembilahan.*