Bos Karet di Bengkalis Ditemukan Tewas Berlumuran Darah Dirumah Desa Berancah Bantan
Bos Karet di Bengkalis Ditemukan Tewas Berlumuran Darah Dirumah Desa Berancah Bantan
RIAU1.COM -BENGKALIS - Wie Ping alias Apeng (53) seorang pedagang warga jalan kartini RT 02 RW 05 Desa Berancah Kecamatan Bantan, kabupaten bengkalis >Bengkalis, provinsi Riau ditemukan tewas bersimbah darah dirumahnya, Kamis 9 April 2026 pukul 10.45 Wib.
Kondisi korban telah meninggal ealam keadaan berlumuran darah di lantai dapur rumahnya di Desa Berancah dengan kondisi telungkup.
Kapolsek Bantan Iptu Iskandar saat dikonfirmasi wartawan Riau1.com menyampaikan bahwa awal ditemukan korban dari saksi sekira pukul 10.30. Sedangkan pelaku masih dalam lidik pihak kepolisian.
Sedangkan untuk saksi peristiwa tersebut bernama Syahrizal (35), Bambang Wahyudi (42) dan Jalal (56) serta Guna (30) merupakan warga setempat.
Dari kronologis kejadian dari saksi yang biasa mencari rumput untuk makan kambing di sekitar rumah korban lalu saksi berjalan di samping rumah korban arah ke belakang rumah korban dan dari jarak lebih kurang 13 meter.
"Saksi melihat pintu belakang rumah korban terbuka dan melihat telungkup dekat pintu dapur lalu saksi langsung mencari bantuan kepada orang yang lewat dijalan sampai kerumah saksi 4,"ungkap Kapolsek Bantan, Iptu Iskandar.
Pada saat saksi kembali ke TKP, orang remaja namun tidak berani mendekat, tidak berapa lama polisi datang. Sedangkan dari keterangan saksi 2 dan 3 mengatakan Rabu 8 April 2026 sekira jam 20.00 Wib, korban bersama saksi 2 dan 3 duduk di teras rumah korban sambil ngobrol sampai jam 22.00 Wib. Kemudian saksi pulang kerumah masing masing sedangkan korban masuk kedalam rumahnya.
"Pada kamis 09 April 2026 Sekitar jam 10.45 Wib piket SPKT Polsek Bantan menerima laporkan dan langsung mendatangi TKP lalu mengamankan TKP. Kemudian sekitar pukul 12.00 Wib piket Sat Reskrim Polres bengkalis >Bengkalis langsung melakukan identifikasi korban dan olah TKP,"ujarnya.
Setelah dilakukan pemeriksaan awal di TKP, pada pukul 12.30 Wib, korban dibawa ke RSUD bengkalis >Bengkalis untuk pemeriksaan lebih lanjut atau visum. Sedangkan untuk barang bukti belum ditemukan.
"Korban hanya tinggal sendirian dirumahnya. Korban membuka usaha dirumahnya sebagai pedagang menerima/membeli karet/ojol dari masyarakat sekitar," kata Kapolsek Bantan lagi.
Disamping itu, hasil pemeriksaan sementara bahwa barang barang milik korban masih utuh. Kondisi korban saat pemeriksaan yang mana posisi korban telungkup lipat kaki berlumuran darah dalam keadaan sudah meninggal.
"Dibadannya, terdapat beberapa luka bacok disekitar dada korban. Pada saat ditemukan, 2 pintu dapur dan jendela dapur keadaan terbuka,"pungkasnya.