Pemkab Inhil Akui Ada Kendala Pemberian Imunisasi Bayi dan Anak

20 Agustus 2026
PD3I di Tembilahan Inhil

PD3I di Tembilahan Inhil

RIAU1.COM - Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengaku terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan cakupan imunisasi rutin lengkap bagi bayi dan anak. 

Upaya tersebut dilakukan melalui koordinasi dan advokasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi (PD3I) di Tembilahan.

Giat yang dibuka Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Muammar Ghaddafi tersebut, dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Inhil, Katerina Susanti Herman yang juga bertindak selaku pengisi materi bersama Sekretaris Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.

Diwakili Staf Ahlinya, Bupati Inhil menegaskan bahwa imunisasi merupakan salah satu intervensi kesehatan masyarakat yang paling efektif, aman, dan terbukti mampu melindungi anak-anak dari berbagai penyakit berbahaya yang dapat menyebabkan kecacatan hingga kematian.

"Kita harus bersinergi menyusun langkah-langkah strategis guna meningkatkan cakupan imunisasi yang merata, berkualitas dan berkesinambungan. Kami harap tidak ada lagi anak yang kehilangan hak memperoleh perlindungan melalui imunisasi hanya karena kendala akses, informasi maupun faktor lainnya," harap dia.

Karena itu, dia menegaskan kepada seluruh perangkat daerah, pemerintah kecamatan dan desa, kader Posyandu, PKK, tokoh agama serta seluruh elemen masyarakat, untuk terus memberikan edukasi yang benar kepada masyarakat mengenai pentingnya imunisasi.

"Tantangan kita adalah melawan berbagai informasi yang tidak benar tentang imunisasi. Padahal faktanya imunisasi berfungsi membentuk sistem kekebalan tubuh untuk melawan virus dan bakteri penyebab penyakit berbahaya, inilah edukasi yang harus kita sebarkan," sebut Staf Ahli.*