Ilustrasi/Net
RIAU1.COM - Polisi mengungkap alasan seorang ibu berusia 20 tahun membanting anak kandungnya yang masih berusia dua tahun di Tanjungpinang, Kepulauan Riau. Perempuan tersebut diduga melampiaskan frustrasi akibat persoalan ekonomi dan rumah tangga.
Aksi tersebut terekam video dan viral di media sosial. Polisi kemudian melakukan penyelidikan hingga mengetahui kejadian berlangsung di kawasan Jalan Hang Lekir, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Jumat (8/8) malam.
Kasat Reskrim Polresta Tanjungpinang AKP Wamilik Mabel mengatakan polisi bergerak setelah mendapat informasi dari media sosial.
“Kita dapat laporan dari media sosial. Setelah ditelusuri, ternyata terjadi di Tanjungpinang pada Jumat malam,” kata Wamilik, Ahad (9/8). yang dimuat Batampos.
Polisi kemudian mengamankan perempuan tersebut untuk menjalani pemeriksaan. Dalam pemeriksaan awal, dia mengakui telah membanting anaknya.
Menurut Wamilik, tindakan itu dilakukan karena pelaku frustrasi menghadapi persoalan ekonomi. Pelaku juga mengaku sempat menghubungi mantan suaminya, tetapi tidak mendapat kabar.
“Pelaku mengaku menghubungi mantan suaminya, namun tidak ada kabar. Karena frustrasi, jadi melampiaskan ke anaknya,” ujarnya.
Polisi masih mendalami kasus tersebut, termasuk kemungkinan adanya gangguan psikologis serta unsur pidana dalam peristiwa itu.
Sementara itu, ibu dan anak tersebut kini berada dalam penanganan DP3AP2KB Provinsi Kepulauan Riau. Keduanya akan menjalani konseling dan asesmen untuk mengetahui kondisi psikologis serta kronologi kejadian secara menyeluruh.*