Tahukah Ada Tulisan Arab Pada Uang 1 Sen Milik Indonesia 1925 ?

22 Januari 2020
Ilustrasi [Foto: Istimewa/internet]

Ilustrasi [Foto: Istimewa/internet]

RIAU1.COM - Tahukah bahwa sebelum masa kolonial Belanda, bahasa Arab Melayu atau Jawi atau Pegon begitu luas digunakan sebagai sastra, pendidikan, dan bahasa resmi kerajaan di seluruh Nusantara.

Akibatnya surat-surat raja, stempel kerajaan, serta mata uang pun ikut ditulis dalam aksara Arab Melayu, dinukil dari dream.co.id, Rabu 22 Januari 2020.

Seperti misalnya Kesultanan Pasai Aceh, Kerajaan Johor, Malaka, Kesultanan Pattani di abad 17 menggunakan bahasa Arab Melayu sebagai aksara kerajaan. 

Bahkan hubungan diplomatik kerajaan-kerajaan Nusantara dalam kesepakatan perjanjian perjanjian resmi dengan bangsa Eropa hanya menggunakan aksara Arab Melayu.

Sehingga bisa dipastikan kemunculan uang koin 1 sen (1952), 5 sen (1951—1954), 10 sen (1951—1954) dan 25 sen (1952) di Indonesia saat itu akibat perkembangan budaya tersebut.

Namun sayang, pengaruh kuat dominasi kolonial Belanda menggeser kejayaan aksara Arab.

Apa lagi memasuki pergantian abad ke-19. Dimana, media dan penerbitan mencetak huruf latin sebagai media komunikasi hingga saat ini.