Rabu, 26 Februari 2020

NASIONAL

Ketika Kopasus Sukses Meringkus Xanana Gusmao Di Lubang Persembunyiannya

news24xx


Ilustrasi (Foto: Istimewa/internet) Ilustrasi (Foto: Istimewa/internet)

RIAU1.COM - Bagi ABRI orang Timor pro-integrasi, Xanana Gusmao merupakan gembong Gerombolan Pengacau Keamanan (GPK) yang menginginkan memisahkan diri dari Indonesia.

Menjadikannya sebagai incaran nomor satu. Namun sayang ABRI saat itu belum mampu menciduknya dinukil dari tirto.id, Kamis, 13 Februari 2020.

Baca Juga: Mendagri: Pemerintah Sudah Kucurkan Dana Desa Rp 1,3 Triliun per 19 Februari

www.jualbuy.com

Namun, sepandai-pandainya tupai meloncat, sekali waktu pasti jatuh juga.

Pada 20 November 1992 Xanana diringkus pasukan Kopassus di sebuah rumah persembunyian di desa Lahane usai mendi pagi.

Meskipun ditangkap dan dijatuhi 20 tahun penjara, dia mengaku lebih percaya diri karena semangat kemerdekaan itu sudah mengakar di kalangan anak muda Timor Leste.

" Kita tahu kita tak bisa berharap menang secara militer, tetapi perlawanan bawah tanah lebih aktif hari ini daripada yang pernah terjadi selama perang lima belas tahun terakhir. Ada kelompok-kelompok terorganisir di setiap desa dan pemuda sekarang merasa terlibat dalam perjuangan kemerdekaan," imbuhnya.

Baca Juga: Angkat 13 Orang Penasihat, Moeldoko Dilaporkan ke Ombudsman RI

Iklan Riau1

Pernyataanya ini dikutip dari petikan wawancara Xanana dengan wartawan The Age Robert Domm yang dikutip dalam East Timor at the Crossroads (hlm. 16).





Loading...