Rabu, 01 April 2020

NASIONAL

Cerita J.B Sumarlin, Menteri Yang Berani Pada Anak Presiden

news24xx


Ilustrasi [Foto: Istimewa/internet] Ilustrasi [Foto: Istimewa/internet]

RIAU1.COM - Johannes Baptista (J.B.) Sumarlin, mantan Menteri Penertiban Aparatur Negara (PAN) dan Menteri Keuangan di Kabinet Pembangunan Orde Baru dikenal memiliki integritas yang tinggi.

Salah satunya saat dia berani menentang anak Presiden di era Orde Baru dinukil dari historia.id, Rabu, 19 Februari 2020.

Baca Juga: 37 ODP yang Kontak Langsung dengan Pasien Positif Corona Tanah Datar, Terpantau Sehat DiPusat Karantina

www.jualbuy.com

Kala itu Marlin diangkat menjadi Menteri Keuangan periode 1988-1993. Membuat dia begitu dekat dengan Presiden Suharto.

Meskipun dekat, pria yang dikenal sebagai sosok bersih, berintegritas, dan berani ini tak sedikitpun bermain-main dengan jabatannya.

Seperti ketika Tommy Suharto berusaha mendekatinya untuk minta pinjaman uang Rp800 miliar untuk memenuhi kebutuhan Badan Penyangga dan Pemasaran Cengkeh (BPPC).

Dengan tegas Marlin menolaknya. Tommy yang tak terima penolakan itu mengadukan ini kepada ayahnya.

Suharto lalu memanggil Marlin. Dia menjelaskan BPPC sangat penting untuk kehidupan petani dan stabilisasi harga cengkeh. 

Baca Juga: Warga Keturunan Korea di Batam, Berikan Makan Siang Gratis Kepada Ojol Mulai Hari ini

Iklan Riau1

Tapi Marlin balik menerangkan bahwa pengajuan kredit Tommy terlalu berisiko dan akan mengakibatkan inflasi.

Meskipun sulit, Suharto tetap menerima pernyataan Marlin Tersebut.





Loading...