Jalan Siak II merupakan salah satu jalan lingkar luar Kota Pekanbaru. Foto: Surya/Riau1.
RIAU1.COM -Jembatan layang (flyover) baru akan dibangun di Simpang Panam (Jalan Soebrantas-Jalan Garuda Sakti). Jembatan layang ini akan menjadi jalan penghubung sejumlah jalan tol yang akan melintasi pinggiran Kota Pekanbaru.
Wali Kota Pekanbaru Firdaus di kantornya, Senin (27/5/2019), mengatakan, ia dan Gubernur Riau serta pihak kontraktor dari PT Hutama Kaya memantau pembangunan jalan Tol Pekanbaru-Dumai, beberapa hari lalu. PT Hutama Karya merupakan BUMN yang ditunjuk oleh pemerintah untuk membangun jalan tol.
"Sudah ada rencana tegas walaupun diinformasikan secara terbatas. Satu segmen (jalan tol) selesai akhir tahun ini dan berfungsi serta lima segmen akan segera diselesaikan akhir tahun ini," ungkapnya.
Namun, ada beberapa titik pembebasan lahan yang butuh dukungan daerah. Makanya menurut Gubernur Riau Syamsuar, pembebasan lahan untuk jalan tol ini mungkin tidak cukup hanya dengan pihak PT Hutama Karya yang berkomunikasi dengan kementerian teknis. Tapi, peran kepala daerah di Riau juga dibutuhkan.
Di dalam wilayah Kabupaten Siak dan Bengkalis itu masih ada titik-titik lahan yang belum dibebaskan walaupun hanya sepanjang 100 atau 200 meter. Hal ini yang mempengaruhi terhadap percepatan pembangunan.
"Intinya kami yakin bahwa lima sektor tol di luar Kota Pekanbaru ini diselesaikan dengan cepat. Perkiraan saya, tahun 2020 selesai semuanya," harap Firdaus.
Seiring dengan itu, Tol Pekanbaru-Padang sudah dibangun pada 2018 dari arah Padang. Sedangkan dari arah Pekanbaru dimulai akhir tahun ini.
Tol ini akan bersentuhan dengan flyover di Simpang Panam. Flyover merupakan persimpangan Tol Pekanbaru-Padang menuju ke Desa Tarai Bangun, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar.
Jalan dari flyover ini terus ke arah Kota Bangkinang (Kampar) melalui Jalan Air Hitam, Pekanbaru. Jalan ini akan disambungkan ke Tol Pekanbaru-Jambi.
Jalan ini juga dihubungkan dengan jalan lingkar luar di Tenayan Raya dan Okura di Rumbai Pesisir. Jalan lingkar luar ini dijadikan akses yang menghubungkan Tol Pekanbaru-Jambi dengan Tol Pekanbaru-Dumai.
"Jadi, dua pertiga wilayah Kota Pekanbaru ini dilingkari Tol Trans Sumatera," sebut Firdaus.