Bapenda Pekanbaru Jemput Bola, Layanan Pajak Hadir di Tengah MTQ Tobek Godang
Bapenda Pekanbaru memanfaatkan momen MTQ kelurahan untuk membuka lapak pajak keliling di akhir pekan. Foto: Istimewa.
RIAU1.COM -Pemko Pekanbaru terus mendekatkan pelayanan perpajakan kepada warga. Tidak hanya membuka layanan pada hari dan jam kerja, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) juga menghadirkan layanan pajak keliling di berbagai ruang publik dan kegiatan kemasyarakatan.
"Langkah jemput bola ini saya nilai mampu mendorong warga lebih cepat memenuhi kewajiban perpajakannya. Karena, layanan hadir di lokasi yang mudah dijangkau," kata Kepala Bapenda Pekanbaru Tengku Denny Muharpan, Selasa (14/9/2026).
Perluasan layanan di luar jam kantor merupakan bagian dari upaya pemko memberikan kemudahan kepada wajib pajak. Karena, layanan ini tidak hanya tersedia pada jam kerja, tetapi juga hadir di lokasi yang mudah dijangkau.
"Melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) V, layanan pajak daerah turut hadir dalam kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Kelurahan Tobek Godang di Masjid Al Kautsar," ujar Denny.
Dalam kegiatan yang berlangsung sehari sebelumnya itu, Bapenda membuka Gerai Pajak Daerah di tengah rangkaian MTQ. Kehadiran gerai tersebut memberikan kesempatan kepada warga untuk memperoleh berbagai layanan perpajakan tanpa harus mendatangi Kantor Bapenda.
"Wajib pajak juga dapat memanfaatkan layanan transaksi perpajakan berbasis digital yang tersedia di lokasi kegiatan," ucap Denny.
Kehadiran gerai pajak turut menambah semarak kegiatan MTQ. Warga yang datang untuk menyaksikan dan memberikan dukungan kepada peserta perlombaan juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengurus berbagai keperluan perpajakan.
"Suasana kegiatan pun semakin semarak. Warga yang datang untuk menyaksikan dan memberikan dukungan kepada peserta MTQ juga memanfaatkan layanan pajak akhir pekan tersebut," ungkap Denny.
Sejumlah layanan tersedia, mulai dari konsultasi pajak daerah, pendaftaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2), hingga pembayaran pajak secara digital. Kehadiran layanan pajak di tengah kegiatan warga ini merupakan bagian dari strategi Pemko Pekanbaru melalui Bapenda untuk mendekatkan pelayanan kepada wajib pajak.
"Warga tidak lagi harus mempertimbangkan jarak dan biaya transportasi untuk memperoleh informasi maupun mengurus administrasi perpajakan. Wajib pajak cukup mendatangi posko layanan pajak daerah keliling yang telah ditetapkan," sebut Denny.
Pola pelayanan tersebut sekaligus menjadi upaya menciptakan pelayanan publik yang lebih mudah, cepat, dan efisien. Dengan mendatangi langsung lokasi kegiatan masyarakat, pemko dapat memangkas jarak pelayanan sekaligus memberikan akses informasi perpajakan secara lebih luas.
Kolaborasi pelayanan dengan kegiatan masyarakat juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan perpajakan. Selain mengurangi tahapan birokrasi yang berbelit-belit, layanan langsung tersebut dinilai dapat meminimalkan potensi pungutan liar dalam proses pengurusan administrasi perpajakan.
Sementara itu, Lurah Tobek Godang Yasir Arafat mengapresiasi kehadiran Gerai Pajak Daerah dalam kegiatan MTQ. Layanan tersebut memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk memenuhi kewajiban perpajakan tanpa harus mengorbankan aktivitas pada akhir pekan. Warga diajak memanfaatkan program penghapusan denda pajak daerah yang telah diperpanjang hingga 30 September nanti.
"Saya mengajak warga memanfaatkan perpanjangan program penghapusan denda pajak daerah yang masih berlaku hingga 30 September ini," katanya.
