Dua Kebakaran di Pekanbaru Renggut Nyawa Anak, Wawako Sampaikan Duka Mendalam
Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar. Foto: Surya/Riau1.
RIAU1.COM -Pemko Pekanbaru menyampaikan duka cita mendalam atas musibah kebakaran yang terjadi di dua lokasi berbeda di Kota Pekanbaru pada Minggu (25/1/2026). Kebakaran di dua lokasi berbeda ini merenggut korban jiwa anak-anak.
Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru Markarius Anwar usai peninjauan pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kelurahan Tebing Tinggi Okura, Kecamatan Rumbai Timur, Senin (26/1/2026).
"Kebakaran pertama terjadi di Jalan Kartika Sari, Kelurahan Umban Sari, Kecamatan Rumbai pada Minggu pagi, sekitar pukul 06.00 WIB. Dalam peristiwa tersebut, seorang balita berusia 3 tahun meninggal dunia," katanya.
Sementara itu, kebakaran lainnya terjadi di Jalan Tengku Bey, Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Bukit Raya, yang menewaskan seorang anak berusia 7 tahun. Keluarga korban pada umumnya telah berupaya menyelamatkan diri pada Minggu dini hari, sekitar pukul 03.30 WIB.
Namun, kondisi bangunan yang terbakar, khususnya toko atau kios, memiliki sirkulasi yang buruk serta tidak dilengkapi dengan jalur evakuasi yang memadai. Akibatnya, si anak terjebak di dalam bangunan saat kebakaran terjadi.
“Korban ini terkurung di dalam bangunan yang terbakar. Akses keluar yang terbatas menjadi salah satu faktor yang memperparah kondisi saat kejadian,” ujar Markarius.
Khusus korban di Kelurahan Umban Sari, Markarius menjelaskan bahwa balita tersebut tertidur ketika kebakaran terjadi. Sang ibu mengira anaknya telah dibawa oleh ayahnya.
Namun, pada saat itu ayah korban masih berada di tempat kerja atau lembur. Atas meninggalnya dua anak tersebut, Markarius memastikan bahwa kasus kebakaran ini secara otomatis telah ditangani oleh pihak kepolisian untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
Selain itu, Pemko Pekanbaru melalui Wakil Wali Kota Markarius bersama Dinas Sosial (Dinsos) telah menyalurkan bantuan sosial kepada keluarga yang terdampak kebakaran. Bantuan ini sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab pemko terhadap warganya.
"Kami mengimbau warga agar memperhatikan aspek keselamatan bangunan, terutama penyediaan jalur evakuasi. Hal ini guna mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang," ucap Markarius.