Jejak BRI Peduli di Rumah Singgah Tuan Kadi, Dorong UMKM Pekanbaru Tetap Lestari

23 Mei 2026
Enam kios di kawasan Rumah Singgah Tuan Kadi Pekanbaru ini dibangun dari CSR BRI. Foto: Surya/Riau1.

Enam kios di kawasan Rumah Singgah Tuan Kadi Pekanbaru ini dibangun dari CSR BRI. Foto: Surya/Riau1.

RIAU1.COM -Kawasan Rumah Singgah Tuan Kadi tertapi rapi dan bersih. Kawasan cagar budaya ini berada di Jalan Perdagangan, Kelurahan Kampung Bandar, Kecamatan Senapelan, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. 

Halaman Rumah Singgah Tuan Kadi ini sering digunakan untuk acara yang berhubungan dengan kebudayaan Melayu. Sebenarnya, nama Tuan Kadi bukan nama orang. Melainkan, Tuan Kadi itu merupakan gelar bagi pejabat agama Islam pada masa Kerajaan Siak Sri Indrapura. 

Kawasan ini memiliki sekitar enam kios. Terdapat tulisan dari akrilik bertuliskan BRI Peduli Bangga Berindonesia di salah satu tiang kios itu. Sedangkan pada bagian atap, terdapat tulisan Rumah Singgah Tuan Kadi Kampung Bandar.

Wawa Ediny, salah seorang pemilik kios di kawasan Rumah Singgah Tuan Kadi, menceritakan, kios-kios ini dibangun oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI) beberapa tahun lalu. Pembangunan kios ini merupakan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dari BRI. 

Setelah selesai, bangunan kios ini diserahkan ke Pemko Pekanbaru. Pemko Pekanbaru menyerahkan pengelolaan kios ke Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar).

"Saya tahu soal ini karena saya diminta orang dinas menempati kios ini. Permintaan dari dinas ke saya itu sebelum ada pandemi Covid-19," ungkap Wawa.

Sementara itu, Kepala Disbudpar Kota Pekanbaru Akmal Khairi mengatakan, ada sekitar enam kios di kawasan Rumah Singgah Tuah Kadi. Kios-kios itu dikelola oleh instansinya.

"Kios itu sudah ada yang punya. Pemilik kios itu rata-rata pelaku Usaha, Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM)," ungkapnya.

Pemilik kios tersebut tergabung dalam Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yang dibentuk oleh warga tempatan. Produk yang dijual berbeda-beda seperti baju Singkap Melayu, makanan, dan aksesori.

"Soal ada logo BRI Peduli, mungkin ada di antara mereka yang secara individu mendapatkan bantuan dari BRI," ujar Akmal.

Sementara itu, Department Head Ultra Micro BRI Region 2 Pekanbaru Widia Apriani mengatakan, program CSR BRI Peduli ini bertujuan untuk menciptakan nilai ekonomi melalui program yang terukur melalui pemberdayaan ataupun pelatihan-pelatihan yang diberikan kepada UMKM. Selain itu, pemerintah daerah juga memberikan peluang atas kesempatan melalui penyaluran program bantuan ataupun pemberdayaan UMKM.

"Kami juga berharap bisa mendorong UMKM untuk naik kelas melalui program-program pemberdayaan ataupun kegiatan pelatihan dan juga pendampingan," harapnya.

BRI berupaya meningkatkan perekonomian pelaku UMKM agar naik kelas. Salah satu bentuk upaya dari BRI adalah menyalurkan bantuan CSR kepada para pelaku UMKM yang telah diverifikasi dan ditentukan pemerintah daerah.