Kabut Asap Masih Melanda, 21 Puskesmas di Pekanbaru Tetap Siaga hingga Malam

1 Oktober 2026
Murid-murid SD harus mengenakan masker di dalam kelas akibat kabut asap di Pekanbaru masih hilang timbul. Foto: Istimewa.

Murid-murid SD harus mengenakan masker di dalam kelas akibat kabut asap di Pekanbaru masih hilang timbul. Foto: Istimewa.

RIAU1.COM -Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pekanbaru memastikan 21 puskesmas tetap disiagakan untuk memberikan pelayanan kepada warga yang mengalami gangguan kesehatan akibat paparan kabut asap. Seluruh puskesmas menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan selama kondisi kabut asap masih terjadi di Kota Pekanbaru. 

Sekretaris Dinkes Pekanbaru Dedy Sambudi, Senin (1/10/2026), mengatakan, seluruh puskesmas tetap disiagakan sesuai arahan wali kota hingga masa tanggap darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) berakhir. Selama masa itu darurat, puskesmas beroperasi hingga pukul 21.00 WIB. 

Pelayanan tersebut juga tetap dibuka pada Sabtu dan Minggu. Kebijakan ini dilakukan untuk memastikan warga tetap memiliki akses terhadap layanan kesehatan di tengah ancaman gangguan kesehatan akibat kabut asap.

"Walaupun nanti tanggap darurat berakhir, puskesmas tetap buka sampai pukul 21.00 WIB," ujar Dedy.

Saat ini, puskesmas juga menjadi posko utama pelayanan kesehatan bagi warga yang mengalami gangguan kesehatan akibat kabut asap. Selain kesiapan tenaga kesehatan, Dinkes juga memastikan ketersediaan obat-obatan masih mencukupi. 

Persediaan masker juga masih tersedia di puskesmas. Masker tersebut untuk dibagikan kepada warga yang membutuhkan.

"Obat-obatan hingga hari ini dalam kondisi cukup. Masker juga masih tersedia di puskesmas. Asap juga masih hilang-timbul, masih datang juga," pungkasnya.