Kinerja Tenaga OP Dipantau Langsung, Camat Wajib Kirim Laporan Harian ke Wali Kota Pekanbaru

8 Juni 2026
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho memberikan arahan kepada tenaga OP salah satu kecamatan. Foto: Surya/Riau1.

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho memberikan arahan kepada tenaga OP salah satu kecamatan. Foto: Surya/Riau1.

RIAU1.COM -Pemko Pekanbaru terus memperkuat peran tenaga Operasional dan Pemeliharaan (OP) di tingkat kecamatan. Para tenaga OP ini guna mendukung kebersihan lingkungan dan penanganan berbagai persoalan.

Sebagai bentuk dukungan terhadap kinerja petugas di lapangan, Pemko Pekanbaru telah menyiapkan 15 unit kendaraan operasional yang akan ditempatkan di masing-masing kecamatan. Selain kendaraan, para petugas juga dibekali berbagai perlengkapan kerja, seperti sekop dan peralatan pendukung lainnya.

“Mobil operasional sudah kami siapkan sebanyak 15 unit untuk tenaga OP di kecamatan. Peralatan kerja juga sudah tersedia, termasuk sekop dan perlengkapan lainnya,” kata Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, Senin (8/6/2026).

Tenaga OP akan berkantor di setiap kecamatan. Tenaga OP memiliki tugas membantu menjaga kebersihan lingkungan, termasuk menangani tumpukan sampah yang masih ditemukan di kecamatan. Tenaga OP tidak hanya bertugas melakukan pemeliharaan drainase. Tetapi, tenaga OP juga harus sigap turun ke lapangan apabila terdapat persoalan kebersihan yang memerlukan penanganan segera.

“Jika masih ada sampah yang bertumpuk, tenaga OP juga harus turun membantu. Kami ingin menjaga kebersihan lingkungan secara bersama-sama,” ujar Agung.

Untuk meningkatkan motivasi kerja, ia menyiapkan berbagai bentuk penghargaan bagi tenaga OP yang menunjukkan kinerja terbaik. Petugas yang berhasil menjaga kebersihan wilayah kerjanya berpeluang mendapatkan bonus khusus.

“Kalau kecamatannya bersih dan kinerjanya bagus, saya akan berikan bonus. Bahkan, ada yang akan saya berangkatkan umrah,” ungkap Agung.

Ia juga menerapkan sistem pelaporan harian berbasis dokumentasi visual. Seluruh camat diminta mengunggah hasil pekerjaan tenaga OP setiap pagi dan melaporkannya secara langsung kepada dirinya melalui aplikasi pesan WhatsApp. Laporan tersebut harus memuat dokumentasi kondisi sebelum dan sesudah pekerjaan dilakukan sebagai bentuk evaluasi terhadap kinerja petugas di lapangan.

“Saya minta seluruh camat mengunggah pekerjaan tenaga OP setiap pagi dan melaporkannya kepada saya. Saya ingin melihat lokasi yang dikerjakan serta perbandingan kondisi sebelum dan sesudah penanganan,” tegas Agung.