Pemko Pekanbaru Luncurkan Aplikasi AMAN, Integrasikan Layanan hingga Fitur Darurat

2 April 2026
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho. Foto: Istimewa.

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho. Foto: Istimewa.

RIAU1.COM -Pemko Pekanbaru resmi meluncurkan Aplikasi Multipelayanan Aman dan Nyaman (AMAN). Aplikasi ini merupakan inovasi layanan digital yang mengintegrasikan berbagai pelayanan publik dalam satu platform.

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, Rabu (1/4/2026), menjelaskan, aplikasi AMAN terhubung dengan berbagai instansi di  Pemko Pekanbaru, termasuk pihak kepolisian serta instansi vertikal lainnya. Dengan demikian, warga dapat memperoleh layanan secara lebih cepat, mudah, dan terintegrasi.

“Melalui aplikasi ini, warga bisa mengakses berbagai layanan dalam satu genggaman, termasuk menyampaikan pengaduan terkait permasalahan di lingkungan sekitar," katanya.

Salah satu fitur unggulan dalam aplikasi tersebut adalah panic button. Panic button ini memungkinkan warga segera meminta bantuan saat menghadapi kondisi darurat. 

"Fitur ini dinilai sangat penting, terutama dalam situasi genting seperti kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) atau kejadian darurat lainnya," jelas Agung.

Selain itu, warga juga dapat melaporkan berbagai persoalan seperti jalan berlubang, lampu penerangan yang padam, hingga gangguan fasilitas umum lainnya. Tidak hanya berfokus pada layanan fisik, aplikasi AMAN juga menyediakan layanan pendampingan psikologis. 

"Warga dapat memanfaatkan fitur konsultasi dengan tenaga psikolog, termasuk melalui ruang 'pojok curhat' yang ditujukan khusus bagi masyarakat, terutama kalangan generasi muda. Warga dapat menyampaikan keluhan maupun curahan hati dan mendapatkan bimbingan konseling melalui aplikasi ini,” ungkap Agung.

Aplikasi AMAN akan terus dikembangkan hingga terhubung ke tingkat rukun tetangga (RT) dan rukun warga (RW). Hal ini bertujuan agar pelayanan publik semakin dekat dan responsif terhadap kebutuhan warga.