Pemko Pekanbaru Minta Beton Penutup Drainase Jalan Nurul Amal Dibongkar

27 Januari 2026
Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar menemukan drainase yang sengaja ditutup di Jalan Nurul Amal. Foto: Istimewa.

Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar menemukan drainase yang sengaja ditutup di Jalan Nurul Amal. Foto: Istimewa.

RIAU1.COM -Pemko Pekanbaru meminta agar beton yang menutup parit atau drainase di Jalan Nurul Amal, Kelurahan Sidomulyo Timur, Kecamatan Marpoyan Damai, segera dibongkar. Penutupan drainase tersebut dinilai menjadi salah satu penyebab utama terjadinya genangan air yang kerap merendam badan jalan usai hujan.

Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar turun langsung meninjau kondisi drainase dan badan Jalan Nurul Amal, Senin (26/1/2026) petang. Dalam peninjauan itu, ia menegaskan bahwa pembongkaran beton penutup parit perlu segera dilakukan guna meminimalkan risiko banjir di kawasan tersebut.

“Badan Jalan Nurul Amal ini rawan terendam banjir karena paritnya ditutup oleh pengembang perumahan. Oleh sebab itu, kami akan meminta agar penutup parit tersebut dibuka kembali,” ujar Markarius.

Kondisi badan jalan sudah mengalami kerusakan cukup parah akibat sering terendam air saat ini. Selain pembongkaran penutup drainase, Pemko Pekanbaru juga merencanakan perbaikan badan jalan dengan metode overlay atau pengaspalan ulang.

Sebelum dilakukan pengaspalan, badan Jalan Nurul Amal akan ditinggikan terlebih dahulu untuk mencegah genangan air di kemudian hari. Penambahan elevasi jalan direncanakan setinggi sekitar 70 hingga 80 sentimeter.

“Badan jalan akan kami tinggikan sekitar 70 sampai 80 sentimeter, setelah itu baru dilakukan pengaspalan ulang. Ini menjadi perhatian serius kami,” tegas Markarius.

Pemko Pekanbaru akan mengupayakan agar perbaikan Jalan Nurul Amal dapat direalisasikan pada tahun ini. Meski anggaran perbaikan belum tercantum dalam APBD 2026, pemko akan mencari alternatif pendanaan.

“Memang, anggarannya belum masuk dalam APBD 2026. Kami upayakan melalui anggaran operasional dan perawatan, atau jika memungkinkan melalui pergeseran anggaran tahap pertama,” tutupnya.