Pemko Pekanbaru Perkuat Intervensi Gizi, Targetkan Zero Stunting

9 Maret 2026
Wawako Pekanbaru Markarius Anwar. Foto: Surya/Riau1.

Wawako Pekanbaru Markarius Anwar. Foto: Surya/Riau1.

RIAU1.COM -Pemko Pekanbaru memastikan upaya penanganan stunting atau gangguan pertumbuhan pada anak terus berlanjut melalui berbagai program intervensi. Intervensi utu dalam pemenuhan kebutuhan gizi bagi anak yang terindikasi mengalami kondisi tersebut.

Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru Markarius Anwar, Senin (9/3/20206), mengatakan, intervensi gizi menjadi langkah penting dalam menekan angka stunting. Camat dan lurah diminta untuk memberikan perhatian khusus terhadap anak-anak yang terindikasi mengalami stunting di wilayah masing-masing.

“Intervensi gizi ini terus kami lanjutkan. Kami meminta camat dan lurah memberi perhatian khusus kepada anak-anak yang mengalami stunting,” ujarnya.

Penanganan stunting tidak dapat dilakukan oleh pemko saja. Melainkan, penanganan stunting memerlukan kolaborasi berbagai pihak. Oleh karena itu, Pemko Pekanbaru juga melibatkan sektor swasta dalam upaya pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi anak-anak yang terdampak.

"Camat dan lurah dapat merangkul para pelaku usaha di wilayahnya untuk menyalurkan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) ke program penanganan stunting," sebut Markarius.

Program tersebut dapat dikemas dalam bentuk “Bapak Asuh” bagi anak-anak yang membutuhkan intervensi gizi secara berkelanjutan. Beberapa waktu lalu, ada dukungan dari pihak PT Angkasa Pura II dan Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang memberikan bantuan untuk penanganan stunting.

"Bantuan seperti ini bisa diarahkan ke program bapak asuh. Anak-anak stunting mendapatkan intervensi gizi secara rutin hingga kondisi mereka membaik,” jelas Markarius.