Pemko Pekanbaru Prioritaskan Jalan Dharma Bakti di Tuah Madani Diusulkan Segera Dibangun

2 Oktober 2026
Wawako Pekanbaru Markarius Anwar meninjau Jalan Dharma Bakti di Kecamatan Tuah Madani. Foto: Istimewa.

Wawako Pekanbaru Markarius Anwar meninjau Jalan Dharma Bakti di Kecamatan Tuah Madani. Foto: Istimewa.

RIAU1.COM -Pemko Pekanbaru memprioritaskan pembangunan sejumlah jalan alternatif yang banyak digunakan warga. Salah satu ruas yang menjadi perhatian adalah Jalan Dharma Bakti di RT 01 RW 07, Kelurahan Tuah Madani, Kecamatan Tuah Madani. 

"Ruas jalan ini dinilai strategis. Karena, jalan ini menjadi jalur alternatif menuju Jalan Soebrantas, Jalan Buluh Cina, hingga Jalan Garuda Sakti," kata Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru Markarius Anwar, Selasa (29/9/2026) petang.

Dalam peninjauan itu, warga menyampaikan harapan agar Jalan Dharma Bakti segera diaspal oleh Pemko Pekanbaru. Kondisi jalan yang menjadi akses alternatif tersebut dinilai perlu ditingkatkan, terutama untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas.

Pembangunan jalan alternatif memang menjadi salah satu arahan wali kota. Namun, pelaksanaannya dilakukan secara bertahap sesuai dengan prioritas dan kemampuan anggaran daerah.

"Memang arahan wali kota, kami prioritaskan jalan-jalan alternatif yang memang banyak digunakan oleh warga. Namun, bertahap. Mudah-mudahan, kami tuntaskan," ujar Markarius.

Jalan Dharma Bakti di Tuah Madani memiliki peran penting sebagai jalur alternatif ketika terjadi kepadatan lalu lintas di persimpangan Jalan Soebrantas dan Jalan Garuda Sakti. Terlebih, rencana pembangunan jalan layang atau flyover di kawasan tersebut berpotensi memengaruhi kelancaran lalu lintas selama proses pengerjaan.

"Apalagi pengerjaan flyover tentu akan macet. Jadi, jalan ini memang harus segera kami bangun sebagai alternatif," ujar Markarius.

Ia juga mengingatkan warga agar tidak memasang portal apabila Jalan Dharma Bakti telah dibangun dan ditingkatkan oleh pemko. Jalan yang dibangun menggunakan anggaran pemerintah harus dapat dimanfaatkan seluruh masyarakat, bukan hanya warga yang bermukim di sekitar ruas jalan tersebut.

Selain pembangunan jalan, warga juga mengusulkan pembangunan drainase di kawasan tersebut. Usulan itu disampaikan karena permukiman warga kerap mengalami banjir ketika hujan turun dengan intensitas tinggi.