Pemko Pekanbaru Siap Tebus Ijazah Tertahan, Lebih dari 700 Anak Terdata

10 Oktober 2026
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho. Foto: Surya/Riau1.

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho. Foto: Surya/Riau1.

RIAU1.COM -Pemko Pekanbaru siap membantu menebus ijazah peserta didik yang tertahan akibat kendala biaya. Kebijakan ini menyasar anak-anak dari keluarga yang kesulitan melunasi biaya pendidikan, terutama di sekolah swasta dan pesantren.

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, Sabtu (10/10/2026), mengatakan, pihaknya menerima banyak permintaan bantuan dari warga yang kesulitan menebus ijazah anak-anaknya. Kondisi tersebut menjadi perhatian pemko. Karena, ijazah merupakan dokumen penting untuk melanjutkan pendidikan maupun mencari pekerjaan.

“Ketika kami menjabat, langsung kami umumkan bahwa siapa pun warga Pekanbaru yang anaknya terkendala biaya untuk menebus ijazah, silakan melapor kepada Pemko Pekanbaru. Kami akan membantu menebus ijazah tersebut,” ujarnya.

Ijazah sekolah negeri pada dasarnya diberikan secara gratis. Namun, persoalan ijazah tertahan akibat tunggakan biaya masih ditemukan di sejumlah sekolah swasta dan pesantren.

Kewenangan Pemko Pekanbaru hanya di bidang pendidikan formal mencakup jenjang sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP). Meski demikian, pemko berupaya membantu warga yang menghadapi kendala biaya agar anak-ana tidak kehilangan kesempatan melanjutkan pendidikan.

“Tujuannya supaya anak-anak bisa melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya atau mendapatkan pekerjaan yang lebih layak,” jelas Agung.

Berdasarkan pendataan yang dihimpun, jumlah anak yang ijazahnya masih tertahan mencapai lebih dari 700 orang. Warga yang mengalami persoalan serupa diimbau agar melaporkan kepada pemko. Sehingga, persoalan ijazah ini dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.