Pemko Pekanbaru Uji Coba Bus Listrik, Perkuat Layanan Transportasi Ramah Lingkungan

4 Juni 2026
Operasional dua unit bus listrik diujicobakan di Kota Pekanbaru. Foto: Surya/Riau1.

Operasional dua unit bus listrik diujicobakan di Kota Pekanbaru. Foto: Surya/Riau1.

RIAU1.COM -Pemko Pekanbaru resmi memulai uji coba pengoperasian dua unit bus listrik sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan transportasi umum yang aman, nyaman, dan ramah lingkungan bagi masyarakat. Peluncuran uji coba bus listrik tersebut dilakukan langsung oleh Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho di Mal SKA, Kamis (4/6/2026).

Pada kesempatan itu, Wali KotanAgung Nugroho bersama Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turut menjajal langsung layanan bus listrik dengan rute dari Mal SKA menuju Mal Pekanbaru (MP). Usai mengikuti perjalanan uji coba, Agung menjelaskan bahwa pengoperasian bus listrik merupakan langkah awal untuk memperkuat layanan Bus Trans Metro Pekanbaru (TMP), terutama dalam memberikan kepastian waktu tunggu bagi para penumpang. Pemko tidak ingin terburu-buru mengoperasikan armada baru sebelum memastikan sistem layanan berjalan optimal.

“Kami tidak ingin terburu-buru mengoperasikannya jika ketepatan waktu layanan masih belum sesuai harapan. Karena itu, perlu dilakukan uji coba terlebih dahulu untuk memastikan masyarakat mendapatkan kepastian waktu tunggu dan tidak lagi harus menunggu terlalu lama,” katanya.

Selain meningkatkan kualitas layanan transportasi publik, kehadiran bus listrik juga menjadi bagian dari komitmen Pemko Pekanbaru dalam mendukung program Green City melalui penggunaan moda transportasi yang lebih ramah lingkungan. Secara bertahap, pemko pmm akan mengarahkan transformasi transportasi umum dari kendaraan berbahan bakar fosil menuju kendaraan berbasis energi listrik.

Bus listrik ini merupakan bagian dari upaya mendukung program Green City dan penghijauan Kota Pekanbaru. Ke depan, transportasi umum akan diarahkan menggunakan energi yang lebih ramah lingkungan,” sebut Agung.

Tidak hanya mengedepankan aspek kenyamanan dan keberlanjutan lingkungan, bus listrik tersebut juga dibekali sistem keamanan yang canggih. Setiap unit bus akan dilengkapi 18 kamera pengawas atau closed-circuit television (CCTV) yang terhubung secara daring.

Satu kamera berteknologi 360 derajat dipasang untuk memantau seluruh area bus. Sementara, 17 kamera lainnya ditempatkan di bagian dalam dan luar kendaraan guna memantau aktivitas pengemudi maupun penumpang.

"Sistem pengawasan tersebut dapat mendeteksi berbagai potensi gangguan keamanan, mulai dari perilaku pengemudi yang tidak sesuai standar hingga kemungkinan terjadinya tindak kriminalitas di dalam bus," jelas Agung.

Seluruh rekaman CCTV akan terhubung dengan pusat pemantauan Pemko Pekanbaru. Rekaman CCTV ini dapat diakses oleh pihak kepolisian dan TNI sebagai bagian dari upaya meningkatkan keamanan dan ketertiban di Kota Pekanbaru.

“CCTV ini akan terkoneksi secara daring ke pemko kepolisian, dan TNI. Ini menjadi salah satu langkah untuk memperkuat sistem keamanan di Pekanbaru,” tutupnya.