Safari Ramadan di Masjid Al Kastoeri, Wali Kota Ingatkan ASN Jaga Integritas dan Hindari Pungli

8 Maret 2026
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho. Foto: Surya/Riau1.

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho. Foto: Surya/Riau1.

RIAU1.COM -Pemko Pekanbaru menggelar kegiatan Safari Ramadan di Masjid Al Kastoeri, Kelurahan Agrowisata, Kecamatan Rumbai Barat, Sabtu (7/3/2026). Kegiatan tersebut sengaja dijadwalkan menjelang sepuluh hari terakhir Ramadan sebagai momentum memperkuat kebersamaan antara pemko dan warga

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengundang seluruh pejabat eselon III dan IV untuk turut hadir. Kehadiran para pejabat akan menjadi perhatian kepala daerah.

“Seluruh pejabat kami undang untuk hadir. Jika ada yang tidak hadir tentu akan kami evaluasi. Namun karena ini masih dalam suasana Ramadan, untuk saat ini kami maafkan terlebih dahulu,” katanya.

Masjid Al Kastoeri merupakan aset penting bagi warga Pekanbaru. Masjid tersebut memiliki nilai pembangunan hampir Rp20 miliar. Masjid ini telah diwakafkan beserta tanah dan bangunannya kepada Pemko Pekanbaru oleh mantan Wakapolri Gatot Eddy Pramono. Penyerahan wakaf tersebut menjadi berkah sekaligus amanah bagi pemko dan warga Rumbai Baray untuk menjaga serta memakmurkan masjid.

“Ini adalah rezeki bagi warga dan Pemko Pekanbaru. Tentu menjadi tanggung jawab kita bersama untuk merawat dan meramaikan masjid ini,” ujar Agung.

Ia juga mengajak warga dan para pejabat untuk bersama-sama melaksanakan salat tarawih di Masjid Al Kastoeri. Hal ini sebagai bagian dari upaya memakmurkan rumah ibadah tersebut. 

Selain itu, Agung turut menyampaikan kabar terkait bantuan biaya domestik bagi jemaah haji asal Kota Pekanbaru tahun ini. Pemko Pekanbaru menyiapkan anggaran sekitar Rp77 miliar untuk menanggung biaya domestik atau biaya embarkasi jemaah haji.

"Dengan kebijakan tersebut, setiap calon jemaah haji tidak perlu lagi membayar biaya sekitar Rp4,6 juta per orang. Bagi jemaah yang sudah terlanjur membayar, dana tersebut akan dikembalikan atau disalurkan melalui kementerian terkait," ungkap Agung.

Pada kesempatan yang sama, Agung juga menyinggung rencana rotasi jabatan di lingkungan Pemko Pekanbaru. Salah satu pejabat yang akan dilantik adalah Edward Riansyah yang kembali menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) secara definitif. Namun, pelantikan tersebut ditunda dan direncanakan akan dilaksanakan setelah Hari Raya Idulfitri.

Di akhir sambutannya, Agung mengingatkan seluruh aparatur sipil negara agar menjalankan tugas dengan integritas serta tidak melakukan praktik pungutan liar. Ia juga menegaskan bahwa dirinya bersama Wakil Wali Kota Markarius Anwar tidak pernah meminta ataupun menerima tunjangan hari raya (THR) dari organisasi perangkat daerah (OPD).

“Kami tidak menerima THR dan tidak meminta apa pun dari OPD. Jangan sampai ada pihak yang menakut-nakuti atau menjanjikan jabatan dengan imbalan tertentu. Penilaian kami semata-mata berdasarkan kinerja,” tegasnya.