Pendiri Sekolah Tahfiz Al Fatih Anthon Yuliandri. Foto: Surya/Riau1.
RIAU1.COM -Lulusan SMA Al Fatih mulai menunjukkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Pada tahun ini, sebanyak 11 siswa dinyatakan lulus Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) dan diterima di sejumlah perguruan tinggi negeri di Pulau Jawa maupun Sumatera.
“Tamatan kedua SMA kami tahun ini banyak yang masuk perguruan tinggi negeri. Ada sebelas orang yang lulus SNBT di universitas negeri di Jawa dan Sumatera,” kata Pendiri Sekolah Tahfiz Al Fatih, Anthon Yuliandri, Kamis (28/5/2026).
Capaian tersebut menjadi salah satu faktor meningkatnya minat masyarakat untuk mendaftarkan anak ke Sekolah Tahfiz Al Fatih, baik pada jenjang SD, SMP, maupun SMA. Strategi utama yang diterapkan sekolah adalah menggali dan mempublikasikan keunikan serta potensi setiap peserta didik.
“Kami ingin mempublikasikan seluruh prestasi dan keunikan anak-anak. Setiap anak itu unik dan memiliki kelebihan masing-masing,” ujar Anthon.
Keberhasilan seorang anak tidak hanya diukur dari prestasi akademik semata. Karena itu, pihak sekolah berupaya mengembangkan seluruh potensi sesuai minat dan bakat
“Ada yang tidak terlalu menonjol di akademik, tetapi hebat di olahraga. Ada juga yang unggul dalam hafalan Alquran, seni, hadrah, hafalan hadis, atau kegiatan lainnya. Semua itu kami gali dan kami kembangkan,” jelas Anthon.
Pendekatan tersebut membuat para peserta didik merasa dihargai dan memiliki ruang untuk berkembang sesuai kemampuan masing-masing. Tugas sekolah dan guru bukan hanya mengajar, tetapi juga menemukan potensi terbaik yang dimiliki setiap anak.
“Semua orang diciptakan hebat. Tugas sekolah dan guru adalah menggali kehebatan itu agar bisa berkembang,” ucap Anthon.
