Tanamkan Cinta Lingkungan, Green School Akan Jadi Ekstrakurikuler di Pekanbaru

30 Mei 2026
Plt Kepala Disdik Pekanbaru Alek Kurniawan. Foto: Surya/Riau1.

Plt Kepala Disdik Pekanbaru Alek Kurniawan. Foto: Surya/Riau1.

RIAU1.COM -Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru terus mendorong pembentukan karakter peserta didik yang peduli dan cinta lingkungan melalui program green school di seluruh sekolah. Program tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung visi Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho untuk mewujudkan Pekanbaru sebagai Green City atau kota hijau.

“Program green school dari wali kota sebagai bagian dari Green City tentu menjadi perhatian kami. Nantinya, green school akan kami dorong menjadi ekstrakurikuler di sekolah. Untuk pilot project, salah satunya sudah diterapkan di SMP Negeri 13 Pekanbaru,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdik Pekanbaru Alek Kurniawan, Sabtu (30/5/2026).

Konsep green school akan dikembangkan layaknya kegiatan ekstrakurikuler lain, seperti pramuka. Program tersebut diharapkan mampu membangun kebiasaan peserta didik untuk lebih peduli terhadap lingkungan sejak dini. Pembelajaran berbasis lingkungan akan diterapkan di seluruh jenjang pendidikan di Pekanbaru, mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP).

“Di masing-masing tingkatan akan kami dorong. Untuk tingkat SMP, sebenarnya sudah mulai berjalan, salah satunya di SMP Negeri 13,” jelas Alek.

Untuk mendukung efektivitas program tersebut, Disdik juga akan berupaya membangun ruang kelas belajar (RKB), baik melalui bantuan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Pekanbaru. 

Keberadaan ruang belajar yang memadai sangat penting agar sekolah tidak lagi menerapkan sistem belajar dua shift atau double shift. Dengan begitu, kegiatan belajar mengajar dan aktivitas ekstrakurikuler dapat berjalan lebih maksimal.

“Harapan kami, sekolah bisa menerapkan satu shif. Sehingga, jam pelajaran utama lebih efektif dan kegiatan ekstrakurikuler juga bisa berjalan optimal,” ucap Alek.

Ia berharap, program green school mampu menumbuhkan kesadaran peserta didik untuk menjaga kebersihan lingkungan dan mendukung penghijauan. Kalau anak-anak sudah peduli dengan lingkungan, tentu Pekanbaru ini akan lebih bersih dari sampah dan masyarakat juga semakin peduli terhadap penghijauan serta tidak menebang pohon sembarangan,” tutupnya.