Wali Kota Agung Nugroho Buka Pekanbaru Open National Karate Championship, Diikuti 766 Atlet dari Tiga Provinsi

31 Mei 2026
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho. Foto: Surya/Riau1.

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho. Foto: Surya/Riau1.

RIAU1.COM -Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho secara resmi membuka Pekanbaru Open National Karate Championship (PON KC) 2026 di Gelanggang Remaja, Jumat (22/5/2026). Kejuaraan karate tingkat nasional tersebut diikuti 766 atlet dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Riau, serta peserta dari Kepulauan Riau (Kepri) dan Sumatera Utara (Sumut).

Dalam sambutannya, Agung menyampaikan, PON KC ini yang memperebutkan Piala Wali Kota Pekanbaru akan berlangsung selama tiga hari, mulai 22 hingga 24 Mei. Ia berharap kejuaraan tersebut dapat menjadi agenda tahunan yang terus berlanjut dan semakin berkembang pada masa mendatang.

“Ini merupakan Piala Wali Kota Pekanbaru pertama pada masa kepemimpinan saya. Mudah-mudahan, kejuaraan ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun dan menjadi ajang pembinaan atlet karate yang berkelanjutan,” ujarnya.

Agung juga berpesan kepada seluruh atlet agar menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan berlangsung. Kepada para wasit dan juri, ia mengingatkan pentingnya menjaga integritas, profesionalisme, dan netralitas dalam memimpin setiap pertandingan.

“Mudah-mudahan PON KC imi dapat berjalan dengan baik, lancar, dan melahirkan atlet-atlet karate berprestasi,” harapnya.

Atas nama Pemerintah Kota Pekanbaru, Agung memberikan apresiasi kepada Federasi Olahraga Karate-do Indonesia (Forki) Kota Pekanbaru yang telah sukses menyelenggarakan kejuaraan tersebut. Karate merupakan salah satu cabang olahraga yang memiliki banyak peminat di Kota Pekanbaru.

Karena itu, Forki diharapkan terus menghadirkan berbagai kompetisi dan kegiatan pembinaan. Hal ini meningkatkan prestasi atlet serta menarik minat generasi muda untuk menekuni olahraga tersebut.

“Kami berharap Forki dapat menghadirkan lebih banyak kejuaraan berskala nasional dan menjadikan Pekanbaru sebagai tuan rumah berbagai event karate tingkat nasional,” ucap Agung.

Sementara itu, Ketua Forki Kota Pekanbaru, Ririn Handayani, menjelaskan, PON KC ini mempertandingkan sebanyak 897 kelas yang diikuti atlet dari berbagai kelompok usia, mulai kategori pra-dini hingga senior. Selain menjadi ajang pembinaan dan pencarian bibit atlet potensial, kejuaraan ini juga menyediakan hadiah uang pembinaan bagi para juara umum.

“Juara umum umum pertama akan memperoleh uang pembinaan sebesar Rp20 juta, juara umum kedua Rp15 juta, dan juara umum ketiga Rp10 juta,” katanya.

Seluruh rangkaian pertandingan PON KC dijadwalkan berakhir pada 24 Mei. Kejuaraan ini diharapkan menjadi wadah bagi para karateka untuk mengasah kemampuan, menambah pengalaman bertanding, serta mempererat hubungan antaratlet dari berbagai daerah di Sumatra.